Sabtu , September 21 2019
Home / Artikel / KELUARGA / Pentingnya Membangun Kedekatan Dengan Buah Hati

Pentingnya Membangun Kedekatan Dengan Buah Hati

Wakil Ketua DPW LDII Sumbar H. Ahmad Nasir bersama Istri tercinta
Wakil Ketua DPW LDII Sumbar H. Ahmad Nasir bersama Istri tercinta

Anak merupakan titipan Allah yang menjadi tanggung jawab setiap orangtua untuk membesarkannya. Laksana kertas putih, sang anak bisa menjadi warna apapun. Tergantung siapa pengisi kertas tersebut. Dalam hal ini tentu orang tua yang lebih bertanggungjawab seperti apa warna kertas tersebut. Berbicara mengenai masalah anak tidak akan ada habisnya, terkadang membuat orang tua menjadi bingung dan panik. Perlu suatu ketrampilan khusus yang harus dimiliki oleh setiap orangtua, sehingga langkah paling bijak adalah memahami setiap psikologi yang ditunjukkan oleh anak.

Seperti yang diungkapkan oleh Wakil Ketua DPW LDII Sumbar H. Ahmad Nasir, menurutya perkembangan dan pertumbuhan anak merupakan hal penting dalam menunjang fisik dan mental anak. Perkembangan anak berhubungan dengan keadaan dan kondisi dalam keluarga yang harmonis atau keluarga yang kurang harmonis. “Oleh karena itu, Psikologi Perkembangan Anak harus lebih di perhatikan untuk perkembangan dan pertumbuhan secara meunyeluruh apalagi jika anak tersebut masih dalam usia dini yang masih harus di perhatikan oleh orang tua dan keluarga,”ungkapnya, ketika diwawancarai oleh Tim ICT.

Dikatakannya bahwa peran orang tua memang sangat besar dalam psikologi perkembangan anak, mereka juga harus banyak belajar bagaimana menjadi orang tua yang selalu diinginan keberadaannya. “Banyak sekali jika kita melihat anak yang begitu enggan berbicara dengan orang tua, sehingga hal itu menyebabkan psikologi perkembangan anak mengalami keterbelakangan. Dalam artian si anak merasa tertekan bahkan takut terhadap tuntutan-tuntutan yang di berikan oleh orang tua kepada dirinya. Sebenarnya orang tua tidak boleh melakukan penuntutan yang berlebihan sehingga membuat si anak menjadi ketakutan dan akhirnya justru menjaga jarak dengan orang tua. Mulai tidak jujur, tidak komunikatif lebih senang menyendiri,”ulasnya.

Permasalahan psikologi perkembangan anak sudah ada sejak lama, salah satu faktornya bisa disebabkan oleh jenjang pendidikan orang tua yang mencapai perguruan tinggi sangat minim. Padahal sebenarnya keadaan orang tua yang putus sekolah dan tidak tahu cara membangun karakter atau psikologi perkembangan anak semestinya bisa mencari informasi melalui buku dan internet. Perkembangan jaman yang semakin modern tidak ada alasan bagi orang tua tidak mengetahui sesuatu yang belum diketahuinya. Karena jendela ilmu yang saat ini sangat terbuka memungkinkan orang memiliki kemampuan yang sama dalam melakukan sesuatu.

Dalam hal ini tentunya bukan hanya anak saja yang memiliki kewajiban untuk belajar. Orang tua pun dituntut untuk belajar mendidik anak sesuai dengan baik . “Pengetahuan tentang psikologi perkembangan anak tidak hanya untuk ibu. Sang ayah pun harus tahu bagaimana membangun psikologi perkembangan anak yang baik,”tutupnya. (tan)

         

About Admin

Check Also

Pesilat ASAD raih medali di Kejurnas SMI 2019

  Pesilat Persinas ASAD Ayatulloh Humaidi meraih medali perunggu dalam Kejurnas Satria Muda Indonesia (SMI) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.