10 TIPS UNTUK MELANGGENGKAN AMAL SHALEH DAN KEKHUSYU’AN PASCA BULAN SUCI RAMADHAN

Share to :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

1. Segala sesuatu membutuhkan pertolongan Allah SWT berupa Hidayah dan Keteguhan Hati. Allah swt memberikan pujian doa para ulama yang dalam ilmunya :

رَبَّنَا لاَتُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).” ( Ali ‘Imran :8)

2. Tertib mengaji dengan menetapi kewajiban dan mencari kesempatan lain diluar  pengajian atau yang khusus seperti berkunjung ke ulama untuk menimba ilmu

3. Memahami kisah perjalanan hidup rosululloh dan para sahabat2 Nabi SAW karena bisa membangkitkan semangat perjuangan dan tekad berjuang.

4. Sering mendengarkan nasehat agama yang menggugah hati guna meningkatkan keimanan.

5. Menjaga amal-amal fardhu (wajib) seperti shalat lima waktu jangan terlambat dan qadha’ (membayar) hutang Puasa Ramadhan jika ada, karena dalam amal fardhu terdapat kebaikan besar.

6. Memperbanyak amal-amalan sunnah yang disukai diri walau sedikit, karena amal yang paling dicintai Allah adalah yang kontinyu, walaupun sedikit.

7. Menambah hafalan al-Qur’an (baik surat-2 pendek maupun yg lainnya) dan merutinkan tilawah (membaca al qur’an) minimal 3 ayat adalah hizib yg terendah, serta membaca surat-surat yang sudah dihafal dalam shalat fardhu dan sunnah.

8. Banyak berdzikir kepada Allah swt dan istighfar, karena amal tersebut sangat ringan namun manfaatnya besar, menambah keimanan dan memperkuat ketakwaan. Seperti membaca Istighfar min. 1.000 X, membaca Sholawat 1.000 X dan merutinkan membaca PR 13.

Berikut beberapa kumpulan doa harian yang biasa kami sebut PR 13 beserta keutamaannya :
١. لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ اْلمُلْكُ وَ لَهُ اْلحَمْدُ وَ هُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
(رواه البخارى كتاب الدعوات)
Laailaaha illallahu wahdahu laa syariikalahu lahulmulku walahulhamdu wahuwa ‘ala kulli syai-in qodiir
TIADA TUHAN SELAIN ALLOH YANG MAHA ESA, TIADA SEKUTU BAGINYA, BAGINYA/MILIKNYA KERAJAAN, DAN BAGINYA/MILIKNYA SEGALA PUJI, DAN DIA MAHA KUASA ATAS SEGALA SESUATU KETERANGAN : DIBACA 100 X DALAM SEHARI,
KEUTAMANNYA :
A. MENDAPAT PAHALA SEPERTI MEMERDEKAKAN 10 BUDAK
B. DITULIS 100 KEBAIKAN
C. DIHAPUS 100 KEJELEKAN
D. DIJAGA DARI GANGGUAN SYETAN
E. TIADA YANG MEMBANDINGINYA KECUALI ORANG YANG MEMBACA LEBIH BANYAK DARI 100 X
٢. سُبْحَانَ اللهِ وَ بِحَمْدِهِ
(رواه البخارى كتاب الدعوات)
Subhanallah wabihamdihi (dibaca 100x) MAHA SUCI ALLOH DAN DENGAN PUJIANNYA KETERANGAN : DIBACA 100 X DALAM SEHARI
KEUTAMANNYA :
DIAMPUNI DOSANYA MESKIPUN SEBANYAK BUIH SAMUDERA
٣. سُبْحَانَ اللهِ وَ بِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ اْلعَظِيْمِ
(رواه البخارى كتاب الدعوات٦/١٠٧)
Subhanallah wabihamdihi, subhanallahil’adzhim MAHA SUCI ALLOH DAN DENGAN PUJIANNYA, MAHA SUCI ALLOH LAGI MAHA AGUNG
KETERANGAN : DUA KALIMAT YANG DAPAT MEMPERBERAT TIMBANGAN AMAL DIHARI QIYAMAH
٤. لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ وَ لاَ حَوْلَ وَ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ
(رواه الترمذى)
Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar walaa haula walaa quwwata illa billah
TIADA TUHAN SELAIN ALLOH, DAN ALLOH MAHA BESAR, DAN TIADA DAYA SERTA UPAYA MELAINKAN DENGAN SEIZIN ALLOH
KETERANGAN : DIAMPUNI DOSANYA MESKIPUN SEBANYAK BUIH SAMUDERA
٥. أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِى لاَ إِلٰهَ إِلاَّ هُوَ اْلحَيَّ اْلقَيُّوْمَ وَاَتُوْبُ اِلَيْهِ
(رواه ابو داود)
Astaghfirullahalladzi laa ilaaha illa huwalhayyalqayyuma wa atuubu ilaihi AKU MINTA AMPUN KEPADA ALLOH YANG TIADA TUHAN SELAINNYA, DIA MAHA HIDUP LAGI MAHA MERAMUT, DAN AKU BERTAUBAT KEPADANYA
KETERANGAN : DIAMPUNI DOSA MESKIPUN TELAH LARI DARI PERANG
 ٦. رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا وَ بِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا وَ بِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ رَسُلاً
(رواه ابو داود)
Radhiitu billaahi rabba, wabil islaami diina, wabimuhammadin shallallaahu ‘alaihi wasallam rasuula
AKU SENANG KEPADA ALLOH SEBAGAI TUHAN, DAN DENGAN ISLAM SEBAGAI AGAMA, DAN DENGAN NABI MUHAMMAD SHOLLALLOOHU ‘ALAIHI WASALLAM SEBAGAI UTUSAN
KETERANGAN : WAJIB MASUK SURGA BAGI YANG MEMBACANYA
٧. سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَ بِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَ أَتُوْبُ إِلَيْكَ
(رواه الترمذى)
Subhanakallaahumma wabihamdika, asyhadu alla ilaaha illa annta, astaghfiruka wa atuubu ilaika
MAHA SUCI ENGKAU YA ALLOH, DAN DENGAN PUJIANMU AKU BERSAKSI BAHWA TIADA TUHAN SELAIN ENGKAU, AKU MINTA AMPUN KEPADAMU, DAN AKU BERTAUBAT KEPADAMU DIBACA SAAT AKAN BERDIRI DARI DUDUK (BILA DALAM DUDUKNYA TIDAK INGAT KEPADA ALLOH), KETERANGAN : DIAMPUNI LAHAN DAN DOSANYA SELAMA DUDUK

٨.  رَبِّ اغْفِرْلِى وَ تُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

(رواه ابو داود)

Rabbighfirlii watubb ‘alayya, innaka anntattawwaaburrahiim

 YA TUHAN, AMPUNILAN SAYA…………… YA TUHAN, AMPUNILAN SAYA, DAN TERIMALAH TAUBAT ATASKU, SESUNGGUHNYA ENGKAU MAHA PENERIMA TAUBAT LAGI MAHA PENYAYANG
KETERANGAN : AMALAN YANG BIASA DIBACA OLEH NABI MUHAMMAD SAW SEBANYAK 100 X SETIAP DUDUK

٩.  بِسْمِ اللهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِى اْلأَرْضِ وَ لاَ فِى السَّمَاءِ وَ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ

 (رواه الترمذى)

 Bismillaahilladzi laa yadhurru ma’as mihi syaiun fil ardhi wa laa fissamaai wahuwassamii’ul ‘aliim
DENGAN NAMA ALLOH, YANG TIDAK MEMUDLOROTKAN BESERTA NAMANYA, SESUATU DI LANGIT DAN DI BUMI, DAN DIA MAHA MENDENGAR LAGI MAHA MENGETAHUI KETERANGAN : DIBACA 3 X PAGI DAN 3 X SORE, DIJAGA DARI SEGALA BAHAYA/KEMUDLOROTAN

١٠.  اَللّٰهُمَّ أَنْتَ رَبِّى لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِى وَ أَنَا عَبْدُكَ وَ أَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَ وَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّمَا صَنَعْتُ وَ أَبُوْءُ إِلَيْكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَ أَعْتَرِفُ بِذُنُوْبِى فَاغْفِرْلِى ذُنُوْبِى إِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

 (رواه الترمذى ج ١٢ ابواب الدعاء)

Allahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta, khalaqtani, wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wawa’ dika mastatha’tu, a’udzubika min syarrima shana’tu, wa abuu-u ilaika, bini’matika ‘alayya, wa a’tarifu bidzunuubii, faghfirlii dzunuubii, innahu laayaghfirudzunuuba illa anta.
YA ALLOH ENGKAU TUHANKU, TIADA TUHAN SELAIN ENGKAU, ENGKAU TELAH MENCIPTAKANKU, DAN AKU HAMBAMU, DAN AKU ATAS PETUNJUKMU DAN JANJIMU SEMAMPUKU, AKU BERLINDUNG KEPADAMU DARI JELEKNYA APA-APA YANG TELAH KUPERBUAT, DAN AKU KEMBALI KEPADAMU BERKAT NIKMATMU (YANG DIBERIKAN) KEPADAKU, DAN AKU MENGETAHUI PADA DOSA-DOSAKU, MAKA AMPUNILAH AKU, SESUNGGUHNYA TIADA YANG BISA MENGAMPUNI DOSA-DOSA SELAIN ENGKAU
KETERANGAN : RAJA ISTIGHFAR INI DIBACA PAGI DAN SORE, KEUTAMAANNYA : DIBACA WAKTU PAGI DAN BILA MENINGGAL SEBELUM SORE, MAKA WAJIB MASUK SURGA. DIBACA WAKTU SORE DAN BILA MENINGGAL SEBELUM PAGI, MAKA WAJIB MASUK SURGA

١١.  لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ اْلعَلِيُّ اْلحَلِيْمُ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمٰوَاتِ وَ اْلاَرْضِ وَ رَبُّ اْلعَرْشِ اْلكَرِيْمِ

 (رواه الترمذى)

 Laa ilaaha illallahul’aliyyul haliim, laa ilaaha illallahu rabbil arysyil ‘adziim, laa ilaaha illallahu rabbissamawaati wal ardhi wa rabbil arysil kariim

TIADA TUHAN SELAIN ALLOH YANG MAHA LUHUR LAGI MAHA ARIS, TIADA TUHAN SELAIN ALLOH, TUHANNYA SINGGASANA YANG AGUNG, TIADA TUHAN SELAIN ALLOH, TUHANNYA BEBERAPA LANGIT DAN BUMI, DAN TUHANNYA SINGGASANA YANG MULYA
KETERANGAN : DIBACA KETIKA TERTIMPA KESUSAHAN

   ١٢.  سُبْحَانَ اللهِ

        اَلْحَمْدُ ِللهِ

        اَللهُ أَكْبَرُ

    لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ

(رواه الترمذى)
( masing-masing dibaca: 100x) Subhalallah 100x, Alhamdulillah 100x, Allahu Akbar 100x, Laa ilaaha illallah 100x MAHA SUCI ALLOH 100 X,
SEGALA PUJI BAGI ALLOH 100 X, TIADA TUHAN SELAIN ALLOH 100 X, ALLOH MAHA BESAR 100 X
KETERANGAN :
DZIKIR PAGI DAN SORE,
A. TASBIH = MENDAPAT PAHALA SEPERTI MENUNAIKAN IBADAH HAJI 100 X,
B. TAHMID = MENDAPAT PAHALA SEPERTI MENYERAHKAN 100 EKOR KUDA UNTUK SABILILLAH ATAU SEPERTI IKUT BERPERANG DALAM SABILILLAH 100 X
C. TAHLIL = MENDAPAT PAHALA SEPERTI MEMERDEKAKAN 100 BUDAK BANI ISMA’IL
D. TAKBIR = TIADA YANG MEMBANDINGI ORANG YANG MEMBACANYA KECUALI ORANG LAIN YANG MEMBACA SAMA BANYAK ATAU LEBIH BANYAK

١٣.  اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى عَافَانِى مِمَّا ابْتَلاَكَ بِهِ وَ فَضَّلَنِى عَلَى كَثِيْرٍ مِمَّن خَلَقَ تَفْضِيْلاً

 (رواه الترمذى)

Alhamdulillaahilladzii ‘aafaanii mimmabtalaaka bihi, wa fadhodhlanii ‘ala katsiirin mimman khalaqa tafdhiilan
SEGALA PUJI BAGI ALLOH, YANG TELAH MENYELAMATKAN SAYA DARI APA-APA YANG KAU COBA DENGAN APA-APA, DAN YANG TELAH MEMBERI KEFADLOLAN KEPADAKU DARIPADA ORANG-ORANG YANG ALLOH CIPTAKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH MEMBERI KEFADLOLAN KETERANGAN : DO’A KETIKA MELIHAT ORANG YANG TERTIMPA COBAAN, KEUTAMAANNYA : COBAAN YANG DILIHAT TERSEBUT TIDAK AKAN MENIMPA ORANG YANG MEMBACANYA

9. Menjauhi sarana-sarana perusak hati sejauh-jauhnya seperti lahan-lahan yg melalaikan ingat kepada Alloh, di antaranya teman-teman yang nakal, mendengarkan musik, lagu dan menonton di tempat atau sarana dimana mudah sekali mendatangkan maksiat,  dll

10. Terakhir, segera bertaubat, yaitu taubat nasuha dengan tidak mengulangi kesalahan-kesalahan biidznillah, karena Allah swt  amat bangga dengan hamba yang bertaubat. Seperti dengan merutinkan Sholat Thasbih dan Sholat Taubat. (IBL/NUR)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram