264 Anggota SAKO SPN Se-Indonesia Ikuti Pelatihan Dasar Karakter dan Wawasan Kebangsaan

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Jakarta (5-7/01/16) Sebanyak 264 anggota Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (SAKO SPN) dari berbagai kalangan dan daerah se-Indonesia mengikuti pelatihan dasar pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan di Markas Grup 3 Kopassus, Cinjantung, Jakarta. Kegiatan ini merupakan perwujudan untuk membangun nilai luhur pancasila sebagai identitas bangsa yang berkarakter dan berwawasan demi ketangguhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Edwin Sumiroza, Ketua Pelaksana Diklat Karater dan Wawasan Kebangsaan SAKONAS – KOPASSUS

“Sebanyak 264 peserta mengikuti pelatihan dasar pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan SAKO SPN 2016. Peserta terdiri dari guru pondok pesantren, mahasiswa, sarjana dan pembina pramuka yang berasal dari Pondok Pesantren, Sakoda, Sakocab, dan beberapa propinsi diantaranya, Jakarta, Yogyakarta, Lampung, Jawa Barat, Sumatera Selatan dan Kalimantan Utara,” ujar Edwin Sumiroza, Ketua Pelaksana kegiatan ini saat prosesi pengarahan peserta di Ponpes Minhajurrosyidin, Jakarta.

Peserta pelatihan dibagi menjadi sembilan peleton yang terdiri dari tujuh peleton putra dan dua peleton putri. Masing-masing peleton didampingi oleh dua orang pembina dan satu perwira pendamping pengasuh Kopassus.

Suasana pengarahan peserta ditlat karakter dan wawasan kebangsaan SAKO SPN

Pada Selasa (5/01) peserta diberikan materi yang berkaitan dengan pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan. Materi diberikan indoor dan outdoor. Materi indoor yang diberikan yaitu mengenai membangun karakter serta wawasan kebangsaan dalam ketahanan NKRI dan perspektif Gerakan Pramuka. Peserta diajak memahami perang hibrid “Proxy War” sebagai bentuk peran modern yang menuntut peran ganda dari setiap warga negara. Pasalnya bentuk ancaman bangsa Indonesia saat ini tak hanya berupa kekuatan negara lain, namun juga gerakan kelompok ISIS serta kelompok radikal lainnya di wilayah Indonesia. Selain itu, mereka diperkenalkan juga dengan musuh klasik para pemuda yaitu narkoba.

“Selain materi indoor, Kakak-kakak juga akan memperoleh materi outdoor berupa krida moutaineering, krida navigasi darat, krida pioneering, krida survival, krida penanggulangan bencana alam, bongkar pasang senjata, lempar pisau, rayapan tali satu dan tali dua, permainan game stage 2 dan peluncuran dan naik tebing,” Jelas Rio Sidauruk, anggota Departemen Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP LDII serta salah satu Steering Committee kegiatan ini.

Rioberto Sidauruk memberikan arahan kepada peserta pelatihan

Usai pelatihan yang direncanakan berakhir pada Kamis (7/1), peserta yang lulus akan memperoleh sertifikat yang ditanda tangani oleh Danjen Kopassus Mayor Jenderal TNI Herindra dan Ketuan PIN SAKO SPN H Ashar Budiman, SE. Selain itu, peserta juga akan memperoleh brevet dan tiska dari SAKO SPN.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram