DPD LDII Sidoarjo Ikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2024

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Sidoarjo (26/10). Upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 Kabupaten Sidoarjo dilaksanakan di Alun-Alun Kabupaten Sidoarjo pada Selasa (22/10). Pembina upacara, Pjs Bupati Sidoarjo Muhammad Isa Anshori, membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia dengan tema “Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan”.

Dalam sambutannya, Muhammad Isa Anshori menekankan peran penting kaum santri dalam sejarah perjuangan bangsa, termasuk dalam Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945, yang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa masa depan Indonesia ada di tangan generasi muda, termasuk para santri. Oleh karena itu, peringatan HSN 2024 diharapkan menjadi momentum bagi santri untuk menyongsong masa depan dengan keyakinan.

“Santri bisa jadi apa saja. Ada yang menjadi Presiden seperti KH Abdurrahmman Wahid (Gus Dur). Ada yang menjadi Wakil Presiden, seperti KH Makruf Amin. Ada juga yang menjadi pengusaha sukses. Ini bukti santri bisa sukses. Sesuai dengan nasihat di ponpes ‘man jadda wajadda’ (barang siapa yang bersungguh-sungguh, akan mencapai kesuksesan),” katanya.

Untuk meraih masa depan yang gemilang, maka para santri supaya bisa menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Hari Santri Nasional bukan hanya milik santri dan pondok pesantren, namun milik seluruh bangsa Indonesia. Oleh karena itu, para santri harus menyatu dengan masyarakat sebagaimana dicontohkan oleh para pahlawan dan ulama.

Peserta laki-laki mengenakan baju takwa putih, bersarung, dan berpeci hitam, sementara peserta perempuan mengenakan busana muslim putih dan berjilbab putih. Peserta dari organisasi dan mahasiswa hadir dalam seragam almamater, pelajar mengenakan seragam sekolah, dan santri mengenakan seragam pondok. Peserta Sako Pramuka juga hadir dengan seragam Pramuka.

Satuan yang mengikuti upacara antara lain: PC GP Anshor, Satkorcab Banser, PC Muslimat NU, PC Fatayat NU, PC PERGUNU, PC LPBI NU, PC Sarbumusi, mahasiswa UNUSIDA, PC PMII, PC IPNU-IPPNU, PC RMI NU (santri ponpes), DPD LDII Sidoarjo, PD Muhammadiyah Sidoarjo, PC PS Pagar Nusa NU, pelajar SMK Plus NU Sidoarjo, PC LP Maarif NU (MTs/SMP), dan Sako Pramuka Maarif Sidoarjo.

DPD LDII Kabupaten Sidoarjo diwakili oleh Faris Asrul Sani dan H. Rifai. Sebanyak 25 santri dari Ponpes Al Barokah Sruni, di bawah pendampingan Ustad Supriyadi, juga turut hadir.

Oleh: S16WAC_Kab.Sidoarjo_Agus.C_Jtm_10.03B (contributor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram