
Bengkulu (27/12). DPW LDII Bengkulu bersama Penggerak Pembina Generus (PPG) menghelat “Pembekalan Pra Nikah”. Acara itu dihelat di kawasan wisata Queen Aviari, Bengkulu, pada 24-25 Desember 2024.
Ketua pelaksana, Nanang Arbai mengungkapkan, acara itu mengambil tema “Silaturahmi Generus Mandiri: Jalin Keakraban, Satukan Perbedaan Menuju Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah.” “Bertujuan mempersiapkan generasi muda untuk memasuki kehidupan pernikahan dengan bekal kemandirian, ilmu agama, dan keterampilan hidup,” ujarnya.
Ia menjelaskan, acara tersebut dirancang untuk memfasilitasi generasi muda LDII memperkuat rasa kekeluargaan, meningkatkan kemandirian dan membentuk karakter yang siap membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Nanang menegaskan, kemandirian merupakan fondasi untuk mencapai tujuan hidup. Tanpa kemandirian, seseorang cenderung menjadi pasif dan sulit berkembang. “Dalam konteks pendidikan, siswa yang mandiri mampu mengelola waktu belajarnya, mencari sumber informasi tambahan, dan tidak hanya bergantung pada guru. Karakter mandiri membentuk individu yang tangguh dan kreatif, yang sangat penting dalam membangun keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Nanang mengungkapkan, acara tersebut dihadiri oleh 94 peserta dari 10 kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. Berbagai kegiatan digelar untuk mempererat keakraban dan memberikan pembekalan kepada para peserta, “Seperti perkenalan, motivasi pernikahan, pemberian nasihat agama, dan permainan interaktif. Permainan dirancang untuk menciptakan suasana akrab dan harmonis di antara peserta,” tuturnya.
Sementara itu, Dewan Penasihat DPW LDII Bengkulu, Pino Aspandi, memberikan pesan kepada peserta untuk mempersiapkan diri menjadi pribadi yang baik sebelum mencari pasangan hidup. “Laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik, dan sebaliknya. Oleh karena itu, persiapkan diri sebaik mungkin untuk menjadi pasangan yang ideal,” ujarnya.
Pino juga menekankan pentingnya acara tersebut sebagai langkah untuk menjaga generasi muda LDII dari pengaruh negatif akhir zaman, “Seperti pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba. Semoga dapat mencetak generasi muda yang siap menjalani kehidupan berkeluarga sesuai dengan ajaran Islam,” tutupnya.

Oleh: S09TRI.Bengkulu9 (contributor) / FF (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng



