
Kubu Raya (12/2). Pembinaan karakter dapat dilakukan melalui berbagai cara. PAC LDII Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menerapkan pendidikan karakter bagi anak usia dini atau yang dikenal sebagai usia cabe rawit melalui metode Bermain, Cerita, dan Menyanyi (BCM).
Kegiatan ini berlangsung di lapangan futsal. Para peserta diajak bermain sambil belajar tentang pentingnya kebersamaan, kekompakan dalam tim, serta menjunjung tinggi sportivitas. Mereka diajarkan untuk bermain dengan disiplin, mengikuti peraturan, serta menjaga etika dalam permainan tanpa mencederai lawan.
Irfan dan Hari, selaku asisten pelatih, bertugas mengoordinasi para peserta di lapangan. Mereka memberikan pemahaman tentang cara bermain yang sportif, sehingga nilai-nilai karakter seperti kerja sama, kejujuran, dan tanggung jawab dapat tertanam sejak dini.
Melalui pendekatan ini, PAC LDII Desa Kuala Dua berharap anak-anak dapat tumbuh dengan karakter yang kuat dan menjadi generasi yang berakhlak mulia.
Oleh: Agus Purnomo (contributor) / FF (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng



