LDII Wangon Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi dengan Forkompincam

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Wangon — Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Wangon menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Wangon. Acara yang berlangsung pada Minggu, 20 April 2025, ini dihelat di Masjid Agung Nurullah, Wangon, sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi pasca perayaan Idulfitri 1446 Hijriah.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkompincam, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Acara dibuka secara resmi dengan sambutan dari Ketua Panitia, Abdul Kohar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. “Silaturahmi adalah salah satu implementasi ajaran Islam yang sangat relevan dalam memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Kelapa Gading Kulon, Karsono Sower, turut memberikan sambutan dalam kesempatan tersebut. Ia mengapresiasi LDII atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan yang mengangkat nilai keagamaan dan kebersamaan. “Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam mempererat hubungan sosial di masyarakat, terutama dalam memperkuat rasa saling menghormati antarwarga,” kata Karsono.

Camat Wangon, Dwiyono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran ormas keagamaan seperti LDII dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya di bidang sosial dan keagamaan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga keagamaan dan pemerintah demi menciptakan suasana yang harmonis dan kondusif. “LDII selama ini telah menjadi mitra yang positif dalam membangun nilai-nilai kebersamaan di wilayah Wangon,” ujarnya.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Untung Zainuddin. Doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar kebersamaan yang telah terjalin dapat terus terpelihara dan membawa manfaat luas bagi masyarakat.

LDII Wangon berharap kegiatan Halal Bihalal ini dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat sinergi antara organisasi keagamaan, unsur pemerintahan, dan elemen masyarakat. Forum ini menjadi cermin komitmen bersama dalam membangun lingkungan sosial yang harmonis, religius, dan berdaya saing.

Dengan melibatkan berbagai pihak, LDII menegaskan kembali komitmennya sebagai organisasi yang tidak hanya aktif di bidang keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sosial kemasyarakatan secara inklusif dan berkelanjutan.

——————–

——————–

——————–

Oleh: eko charebeth (contributor) / Fachrizal Wicaksono (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram