Santri dan Warga Gotong Royong Mengecor Dapur Pondok Taufiqurrahman

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Musi Banyuasin (22/5). Pembangunan dapur Pondok Pesantren Taufiqurrahman, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan terus berlanjut. Pada hari ini, segenap santri bersama warga masyakarat sekitar bergotong royong melaksanakan pengecoran slove lantai 1.

Koordinator pembangunan Paiman, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran progres pembangunan. “Alhamdulillah, pembangunan terus berjalan. Kami ucapkan terima kasih kepada para donatur dan dermawan yang telah bersedekah jariah. Semoga fasilitas pondok semakin lengkap, terlebih dengan terus bertambahnya jumlah santri ke depan. Generus LDII yang mondok di sini terus meningkat, ini sebagai bentuk pembinaan pada warga,” ujarnya.

Pinisepuh Ponpes, Ust.Khoiruddin, menambahkan bahwa setelah tahap pengecoran ini, kegiatan pembangunan akan terus diikhtiarkan hingga rampung. “Kita ingin segera menyelesaikan pembangunan dapur ini karena kebutuhan ruangan dapur yang layak sudah mendesak. Semoga santri makin betah dengan pelayanan dapur yang sedang kita kerjakan,” ujar Khoiruddin.  (Ds)

——————–

 

Oleh: Daud SOBRI (contributor) / rully kuswahyudi (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram