
Serang (27/5). DPW LDII Banten melaksanakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) II yang merupakan tindaklanjut dari hasil Rakornas DPP yang terselengara pada bulan Februari 2025 di Grand Ballroom Minhajirosyidin lalu. Rakorwil II bertujuan menyukseskan program pemerintah dengan Asta Cita untuk Indonesia Maju.
Ketua DPP LDII yang sekaligus Korwil Banten, Basseng, hadir memberikan materi kepada seluruh peserta pengurus DPW, DPD, PC, dan PAC se-Provinsi Banten di Gedung LDII Banten pada Sabtu (17/5). Dalam materinya, Basseng menyampaikan bahwa ormas Islam terbesar di Indonesia pertama berdiri Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama kemudian banyak bermuculan orma Islam yang lain termasuk LDII yang banyak orang berpendapat menjadi terbesar ke tiga setelah Nahdatul Ulama dan Muhamadiyah.
“Tujuan semua ormas Islam sama untuk membangun kemaslahatan umat. Saya melihat semuanya saling bekerjasama untuk membantu pemerintah meningkatkan semberdaya manusia. Termasuk LDII hadir di situ sesuai arahan Ketua Umum DPP agar semua warga LDII bisa berkarya kontribusi salah satunya melalui lembaga pendidikan pondok pesantren dan sekolah,” ujarnya.
Basseng menggambarkan, sebagai ormas Islam jangan seperti dinosaurus kalau hanya mengandalkan kekuatan badan yang besar akan punah secara perlahan. “Sebuah organisasi dibangun dengan tim yang solid dan pembinanan secara berkala maka akan lahir generasi penerus agar tidak punah seperti dinosaurus,” lanjutnya.
Asta Cita pemerintah menurutnya selaras dengan delapan kluster LDII untuk bangsa. “Saya melihat yang dilakukan LDII Banten selaraskan dengan visi misi program Pemerintah Banten dan itu sudah dilaksanakan. Ini sebagai bentuk keseriusan untuk membangun peradaban umat,” tegasnya.
Dalam bernegara ada tiga unsur yang harus terpenuhi yakni pemerintah, masyarakat, dan swasta. Ketiganya sangat berkaitan untuk sukses membangun sebuah negara. Menurutnya, swasta sangat diperlukan untuk pembangunan, satu contoh gedung gedung yang tinggi kebanyakan punya swasta. “Saya sangat bersyukur karena sudah bisa hadir dalam rangkaian Rakorwil II LDII Banten. Semoga LDII Banten semakin besar dan solid,” tutupnya.
Oleh: Bung Pream (contributor) / Uyun Kusuma (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng



