Asah Jiwa Wirausaha, Remaja Putri LDII Karanganyar Ikut Cooking Class

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Karanganyar (1/6). Sebanyak 50 remaja putri LDII dari tiga kecamatan—Karanganyar, Matesih, dan Jumantono—mengikuti kegiatan Cooking Class bertema “Chicken Steak for Beginners” pada Kamis, (29/5). Kegiatan itu bertujuan menumbuhkan keterampilan praktis dan melatih kemandirian remaja.

Acara yang digelar di Aziziyah Resto Kemuning itu dibagi dalam dua sesi, masing-masing berdurasi dua jam, dengan jumlah peserta 25 orang per sesi. Anggota Bagian Pendidikan Agama dan Dakwah DPD LDII Kabupaten Karanganyar H. Sumardi menyampaikan, membekali remaja putri tidak hanya dengan ilmu agama, tetapi juga keterampilan hidup penting untuk bekal di masa depan.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih jiwa entrepreneurship para remaja, serta mempersiapkan mereka menjadi wanita sholihah yang tangguh dan produktif. Dalam Islam, seorang wanita memiliki peran strategis sebagai anak yang berbakti kepada orang tua, sebagai istri yang mendukung suami, dan sebagai ibu yang mendidik generasi penerus bangsa. Kegiatan seperti ini menjadi wadah yang positif untuk menanamkan nilai-nilai itu sejak dini,” ujar H. Sumardi.

Ia juga menegaskan bahwa pihak pengurus LDII akan secara aktif memantau dan menindaklanjuti kegiatan pelatihan ini agar tidak berhenti sebagai kegiatan sekali jalan. “Kami ingin kegiatan ini berkelanjutan. Ke depan, akan ada pelatihan-pelatihan lain yang lebih variatif, sehingga dapat benar-benar menjadi bekal kemandirian bagi remaja putri kita,” imbuhnya.

Dalam pelatihan ini, para peserta tidak hanya diajarkan cara membuat chicken steak yang lezat dan menarik secara tampilan, tetapi juga diberi wawasan dasar tentang pengelolaan usaha kecil kuliner, termasuk pengemasan, promosi digital, dan manajemen waktu. Instruktur yang dihadirkan berasal dari praktisi kuliner lokal yang berpengalaman, sehingga para peserta mendapatkan panduan langsung dari ahlinya.

Salah satu peserta dari Matesih, Nisa, menyampaikan kesan positifnya setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Cooking class ini sangat bermanfaat, kami tidak hanya belajar memasak tapi juga belajar kerja sama dan berpikir kreatif. Harapan saya, semoga ke depan ada pelatihan-pelatihan lanjutan dengan menu yang lebih beragam, supaya kami bisa terus belajar,” ungkapnya dengan antusias.

Acara yang didukung penuh para pengurus dengan fasilitas yang mendukung itu diharapkan menjadi awal dari program pembinaan berkelanjutan. Pelatihan semacam ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga membentuk karakter dan jiwa mandiri para remaja putri LDII di Kabupaten Karanganyar.

Oleh: Sidik Pramono (contributor) / Noni Mudjiani (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram