
Musi Banyuasin (12/7). PC LDII Tungkal Jaya menggelar Perkemahan Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-46. Kegiatan yang berlangsung di kompleks Masjid Roudhotul Jannah, Desa Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, ini dimulai sejak Sabtu 28 Juni-Rabu 3 Juli 2025.
Perkemahan ini diikuti para generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun dan mempertahankan karakter luhur yang profesional religius, sekaligus mempersiapkan diri menyongsong Indonesia Emas 2045.
Acara dibuka secara resmi oleh Dewan Penasihat DPD LDII Musi Banyuasin, Ispandi. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya perkemahan sebagai sarana mempererat silaturahim antarwarga LDII.
“Pembekalan kepada generasi muda tentang penerapan 29 karakter luhur yang merupakan bagian dari karakter Rasulullah SAW dan para sahabat. Kita harapkan para peserta dapat memahami dan benar-benar mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ispandi.
Ia juga berharap melalui kegiatan ini para peserta mampu menjadi generasi penerus yang berakhlak luhur dan siap menerima tongkat estafet pembangunan bangsa. Selain itu, para peserta juga diajak untuk senantiasa menjaga kerukunan, kekompakan, dan kerja sama yang baik, berlandaskan semangat nasionalisme, Pancasila, dan UUD 1945.
Ketua PC LDII Tungkal Jaya, Misto Utomo, menjelaskan bahwa perkemahan ini mengusung tema “Perhebat Karakter Pemuda Profesional Religius dan Berazaskan Pancasila Guna Memperkokoh Eksistensi Bangsa di Bawah Naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia”.
“Kami mengajak generasi muda memahami ideologi yang mengancam eksistensi bangsa Indonesia dan terlibat aktif menjaga empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI,” imbuhnya.
Dukungan juga disampaikan Ketua Senkom Kecamatan Bayung Lencir, Satria Meilana. Ia menuturkan bahwa Indonesia sangat membutuhkan generasi berkarakter luhur. “LDII telah mengambil peran nyata dengan menyiapkan sarana dan sumber daya manusia untuk mewujudkan Indonesia dengan generasi berkarakter luhur,” tutur Satria.
Melalui kegiatan ini, LDII terus berkomitmen mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan karakter luhur bangsa.
Oleh: Satria M S08SAT.06.10 Muba (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng



