Permata CAI ke-46 Digelar di Karanganyar, Tumbuhkan Karakter dan Kepedulian Lingkungan

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Karanganyar – Kecamatan Karanganyar, Jawa Tengah, menjadi tuan rumah Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (Permata CAI) ke-46. Kegiatan ini resmi dibuka pada Jumat, 18 Juli 2025, dengan dukungan penuh dari pemerintah setempat.

Camat Karanganyar, Sutarmo, membuka acara secara resmi di hadapan peserta dan warga. Ia hadir bersama unsur Muspika, yakni Komandan Koramil, Kapolsek, dan Lurah Tegalgede. Hadir pula Ketua Pimpinan Cabang LDII Kecamatan Karanganyar, Sumarso, yang menyampaikan sambutan mewakili panitia.

“Permata CAI menjadi wadah strategis dalam membentuk pemuda yang tangguh, religius, dan bertanggung jawab,” ujar Sumarso. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, membangun karakter mulia, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pendekatan alam terbuka.

Tahun ini, Permata CAI mengusung tema “Generasi yang Unggul Tidak Ditemukan Tetapi Diciptakan” dengan slogan “Terbina Agamanya, Berpendidikan, dan Terampil.” Tema tersebut sejalan dengan visi mencetak generasi emas Indonesia 2045 melalui penguatan karakter, seperti jujur, mandiri, hemat, kerja sama, dan peduli.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 18–20 Juli 2025, di kawasan terbuka Karanganyar. Sebanyak 145 peserta terlibat aktif, terdiri dari Penanggung Jawab Program (PJP) Pembinaan Generasi Penerus PAC se-Kabupaten Karanganyar serta para Ketua Remaja Masjid di bawah naungan LDII.

Panitia menyusun berbagai agenda selama perkemahan, antara lain kajian agama, diskusi kelompok, pelatihan kepemimpinan, permainan edukatif outdoor, hingga aksi peduli lingkungan berupa penanaman pohon. Rangkaian kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang berdaya saing dan berkarakter kuat.

Pelaksanaan Permata CAI ke-46 merupakan hasil sinergi antara panitia, warga, dan para pendukung. Total anggaran lebih dari Rp50 juta dihimpun dari swadaya warga LDII Karanganyar serta sponsor dari pelaku usaha lokal.

Antusiasme dan partisipasi tinggi menjadi cerminan komitmen masyarakat dalam mendukung pembinaan generasi muda. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan penuh makna, memberi pengalaman langsung bagi para peserta dalam hal kepemimpinan, kerja sama, dan penguatan nilai keislaman.

Permata CAI 2025 menjadi lebih dari sekadar kegiatan tahunan. Ia menjelma sebagai bagian dari investasi sosial jangka panjang untuk membangun karakter bangsa, dimulai dari akar rumput.

Oleh: Sidik Pramono (contributor) / Fachrizal Wicaksono (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram