Ratusan Warga LDII Padati Masjid Tawakal, Perkuat Keimanan dan Ukhuwah Islamiyah

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

 

 

Kota Jambi (7/8). Ratusan warga LDII dari berbagai penjuru Kota Jambi memadati Masjid Tawakal, Kelurahan Wijayapura, pada Minggu (27/7) pagi. Mereka hadir dengan antusias mengikuti pengajian rutin yang digelar oleh DPD LDII Kota Jambi.

Kegiatan tersebut menghadirkan tiga pemateri yang menyampaikan tausiah bertema keimanan, ukhuwah Islamiyah, serta pembinaan Generasi Penerus (Generus). Acara diawali dengan kajian tafsir Al-Quran yang disampaikan oleh Achiyar Rosyidi. Ia mengulas makna Quran Surat (QS) An-Nahl ayat 95–97, dengan penekanan bahwa harta duniawi tidak akan menyertai manusia saat meninggal.

“Yang kita bawa hanya amalan kita selama di dunia. Kalau amalan ibadah kita banyak, Allah akan memasukkan kita ke surga,” tegasnya.

Ia juga menambahkan penjelasan dari QS An-Nisa ayat 13 bahwa ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya adalah jalan menuju surga. “Seorang laki-laki atau perempuan yang bisa mengamalkan kebaikan, Allah akan membalasnya dengan surga,” imbuhnya.

Pemateri kedua, Zainal Nur Aidin, menyampaikan kajian Al-Hadits dengan mengutip riwayat dari Sunan At-Tirmidzi. Ia menekankan pentingnya membangun ukhuwah di antara sesama Muslim. “Orang iman satu dengan yang lain itu saudara. Seperti bangunan yang saling memperkuat antara satu dengan yang lainnya,” jelasnya.

Mengakhiri rangkaian acara, Ketua DPW LDII Provinsi Jambi, Rahmat Nuruddin, memberikan tausiah inspiratif tentang pembinaan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan bahwa peningkatan pemahaman agama adalah kunci utama dalam membentuk pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.

“Meningkatkan kepahaman ilmu agama adalah kunci utama agar menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Rahmat juga mengajak seluruh generasi LDII untuk mengamalkan prinsip Tri Sukses Generus, yaitu berakhlakul karimah, alim-faqih, dan mandiri. Menurutnya, ketiga prinsip tersebut akan membentuk generasi yang profesional religius serta siap menjawab tantangan zaman.

Di akhir tausiahnya, ia mengimbau warga LDII agar bijak dalam bermedia sosial. “Gunakan platform digital dengan penuh tanggung jawab dan hikmah, menyebarkan kebaikan serta menjaga keutuhan ukhuwah,” pesannya.

Pengajian rutin ini berlangsung khidmat, mempererat silaturahim antarwarga, serta menjadi sarana menambah ilmu dan memperkokoh keimanan.

 

 

Oleh: Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram