Koordinasi Pra-Muswil VIII, LDII Lampung Bahas Persiapan Teknis dan Substansif

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

——————–

Bandar Lampung (18/12). DPW LDII Provinsi Lampung menggelar Koordinasi Pra-Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII di Gedung Serba Guna DPW LDII Provinsi Lampung, Sabtu (11/10). Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memastikan seluruh persiapan, baik teknis maupun substantif, dapat berjalan optimal menjelang Muswil VIII yang dijadwalkan berlangsung pada 24–25 Oktober 2025.

Rapat koordinasi ini dihadiri jajaran Dewan Penasihat Wilayah, pengurus harian DPW LDII Lampung, pengurus DPD LDII se-Provinsi Lampung, serta perwakilan organisasi mitra, seperti Senkom Mitra Polri, Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (Forsgi), dan Persinas ASAD.

Ketua DPW LDII Lampung, Muhammad Aditya, menegaskan bahwa Muswil VIII tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi lebih menitikberatkan pada perumusan program kerja strategis yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Di LDII, yang utama adalah program kerja, terutama program yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan. Program inilah yang menjadi kontribusi nyata LDII bagi masyarakat dan kemajuan Provinsi Lampung,” tegas Aditya.

Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi program kerja LDII dengan kebijakan pemerintah daerah. Menurutnya, LDII harus mampu berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan, khususnya di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kami berharap Muswil VIII nanti dapat menyelaraskan program kerja LDII dengan program pemerintah daerah, terutama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan religius,” tambahnya.

Selain membahas kesiapan teknis pelaksanaan Muswil, koordinasi pramuswil ini juga menjadi sarana memperkuat soliditas antarpeserta Muswil dan panitia pelaksana. Dengan koordinasi yang matang, DPW LDII Lampung optimistis Muswil VIII dapat terselenggara dengan lancar, demokratis, dan menghasilkan keputusan strategis yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat luas.

 

 

 

 

Oleh: Yaumi Maulida Khosy (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram