Tanah Datar (12/2). Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) yang digagas Polres Tanah Datar kembali digelar dengan penuh khidmat di wilayah Kabupaten Tanah Datar. Pada putaran ke-820 yang dilaksanakan Senin (12/2/2026).
Kapolres Tanah Datar, AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto memimpin langsung pelaksanaan salat Subuh berjamaah di salah satu mushala naungan LDII, yakni Mushala Baitul Manshurin yang berlokasi di Jorong Sijangek, Nagari Simpuruik, Kecamatan Sungai Tarab.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa Gerakan Subuh Berjamaah bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari upaya membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat. “Gerakan Subuh Berjamaah ini adalah sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan di tengah masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan hingga ke surau dan mushala,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para orang tua untuk kembali mengambil peran utama dalam membina keluarga, khususnya dalam mengajak anak-anak melaksanakan salat berjamaah. “Kami mengajak seluruh orang tua untuk bersama-sama membangun kembali perannya dalam membiasakan keluarga melaksanakan salat berjamaah, terutama Subuh. Dari sinilah karakter dan kedisiplinan generasi muda dibentuk,” tegasnya.
Selain penguatan ibadah, Kapolres turut menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dinilai sangat merusak masa depan generasi muda. “Narkoba adalah ancaman serius bagi anak-anak kita. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin para remaja Tanah Datar memiliki benteng moral dan spiritual agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif,” katanya.
Sebelumnya, Ia juga menegaskan komitmen Polres dalam menjaga sinergi dengan masyarakat melalui program GSB yang dilaksanakan secara berkeliling dari masjid ke mushala di berbagai nagari. “Kami berharap sinergi antara Polri dan warga terus terjalin demi terciptanya situasi yang aman, religius, dan kondusif di Kabupaten Tanah Datar,” tutupnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD LDII Tanah Datar, Dede Gunandi, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Polres Tanah Datar dalam menggerakkan masyarakat melalui program keagamaan. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah ini. Kehadiran Bapak Kapolres beserta jajaran di mushala naungan LDII menjadi motivasi besar bagi warga untuk semakin memakmurkan surau,” ungkapnya.
Dede menilai program tersebut selaras dengan visi pembinaan yang selama ini dijalankan LDII di Kabupaten Tanah Datar. “Program ini sejalan dengan pembinaan LDII yang mengajak masyarakat untuk kembali ke surau dan menjadikan masjid serta mushala sebagai pusat gerakan ibadah sekaligus aktivitas sosial kemasyarakatan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa masjid dan mushala naungan LDII tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan karakter dan penguatan ukhuwah Islamiyah. “Kami terus mendorong agar masjid dan mushala menjadi sumber gerakan moral, tempat tumbuhnya kepedulian sosial, dan wadah pembinaan generasi penerus,” katanya.
Menurut Dede, sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam membangun lingkungan yang aman dan religius. “Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu kebersamaan antara ulama, umara, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia pun berharap generasi muda LDII dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan berkontribusi positif bagi bangsa. “Kami berharap generasi muda LDII menjadi pemuda yang berakhlak mulia, jauh dari kenakalan remaja, mampu menularkan pengaruh baik di lingkungannya, serta tidak mudah terpengaruh budaya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama,” tutup Dede.



