Bahas Menjaga Aurat, LDII Adakan Pengajian Khusus Wanita

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Sarolangun (26/5). DPD LDII Kabupaten Sarolangun berkolaborasi dengan Penggerak Pembina Generus (PPG) Bidang Keputrian menggelar pengajian dan sosialisasi busana syar’i bagi remaja putri secara hybrid, Minggu (11/5). Kegiatan berpusat di Masjid LDII Nurussalam Sarolangun ini diikuti puluhan peserta dari empat kecamatan secara hybrid: Sarolangun, Singkut, Air Hitam, dan Mandi Angin.  

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Ustz.Wulan, dilanjutkan sambutan Arfiyudi Eka Saputra, Dewan Penasihat DPD LDII Sarolangun. Arfiyudi menekankan pentingnya syukur pada Allah karena telah ditunjukkan jalan yang benar sebagai seorang muslimah, praktek dari syukur tersebut setiap muslimah agar berusaha untuk menjaga aurat. “Hanya wajah dan telapak tangan yang boleh terlihat di depan non-mahram, selain itu supaya ditutup dan jangan sampai terlihat” tegasnya.  

Arfiyudi juga menyoroti peran strategis Generus Putri LDII dalam membina generasi muda. “Putri LDII harus menjadi wanita sholehah, berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman, termasuk mempersiapkan kehidupan rumah tangga,” paparnya.

Di tempat yang sama, Ustz.Murni menjelaskan bahwa berbusana muslimah adalah implementasi syariat, bukan hanya gaya. “Aturannya mengikuti sunnah Rasulullah SAW, dengan tujuan menutup aurat, tidak kurang dan menghindari berlebihan,” jelasnya.  

Murni menambahkan, busana syar’i adalah benteng diri, bila busana yang dikenakan sesuai dengan syariat maka akan muncul inner beauty nya. “Dengan busana syar’i, wanita sholehah membawa ketenangan batin, keberkahan hidup, dan menjadi teladan. Ini adalah anugerah yang harus diupayakan,” tutur Murni sebelum menutup sesi. 

Pengajian ini bukan sekadar tentang kain dan jilbab, melainkan gerakan membangun identitas muslimah yang percaya diri di era modern. Dengan pemahaman yang utuh, remaja putri LDII Sarolangun siap menjadi pionir gaya hidup syar’i yang tak hanya menutup aurat, tetapi juga membuka pintu keteladanan bagi generasi muda Indonesia!.

 

Oleh: ???????????????????? ???????????????????????? ???????????????????????? (contributor) / rully kuswahyudi (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram