.jpg)
BANTUL – Kejuaraan pencak silat Baja Cup kembali digelar di GSG Tamberan, Pundong, Bantul, pada 31 Mei hingga 1 Juni 2025. Sebanyak 150 atlet muda dari berbagai wilayah di Kabupaten Bantul ambil bagian dalam ajang yang diinisiasi oleh Persinas Asad Bantul tersebut. Kejuaraan ini mempertandingkan kategori tanding dan seni tunggal untuk usia dini dan pra-remaja, setingkat SD dan SMP.
Ketua panitia, Abdurrahman Hashi, menyatakan bahwa Baja Cup bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi juga merupakan sarana pendidikan karakter melalui olahraga. “Kami ingin ajang ini jadi media melatih mental tanding, menumbuhkan cinta terhadap budaya bangsa, serta membentuk budi pekerti luhur,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya regenerasi dalam dunia pencak silat melalui kompetisi yang sehat.
Abdurrahman menambahkan, selain menjadi ruang pembinaan, Baja Cup juga dimaksudkan sebagai tahap awal untuk menyaring atlet-atlet berbakat yang nantinya akan disiapkan mengikuti kejuaraan tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. “Turnamen ini adalah bagian dari proses pembibitan. Dari sini kita bisa memetakan potensi,” kata dia.
Ketua IPSI Kabupaten Bantul, Sri Harijanto, yang membuka acara, memberikan pesan motivasi kepada para peserta agar tidak cepat puas dan terus berlatih secara konsisten. “Sukses itu perlu latihan dan kerja keras. Tapi yang utama adalah niat. Karena niat adalah energi paling dasar dalam meraih prestasi,” ujarnya. Ia juga menyambut baik kejuaraan ini sebagai wadah rekrutmen atlet baru untuk memperkuat IPSI Bantul.
Sebagai upaya menjamin keamanan dan kenyamanan para peserta, panitia mendaftarkan seluruh atlet ke BPJS Ketenagakerjaan. Menurut Abdurrahman, langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab penyelenggara untuk memberikan perlindungan bagi para peserta selama bertanding.
Ketua Persinas Asad Bantul, Darto Winarso, mengapresiasi semangat peserta dan kerja keras panitia dalam menyukseskan kegiatan ini. “Kami ucapkan selamat kepada para peraih medali. Bagi yang belum juara, jangan putus asa. Terus berlatih dan tingkatkan kemampuan. Raihlah prestasi semaksimal mungkin,” ujarnya. Ia juga berterima kasih kepada seluruh kontingen dan pihak yang telah mendukung acara secara sportif dan penuh semangat.
Sebagai bagian dari momentum kejuaraan, Persinas Asad Bantul juga meresmikan Padepokan Persinas Asad Kabupaten Bantul. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua IPSI Bantul. Kehadiran padepokan ini diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan atlet dan memperkuat posisi pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus sarana pengembangan karakter generasi muda.

——————–

——————–

——————–
.jpg)
——————–

——————–

——————–

Oleh: Laundry Chemical (contributor) / Fachrizal Wicaksono (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng



