Berawal dari Menonton, Iman Rofiq Raih dan Timnya Juarai Kompetisi Robot Internasional

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Batam (15/7). Iman Rofiq Syamsul, anggota tim robot Barelang FC Politeknik Negeri Batam (Polibatam) berhasil meraih juara ketiga dalam ajang kompetisi robot sepak bola internasional, “Robocup Humanoid League 2023”. Kompetisi tersebut dihelat di the Bordeaux Exhibition Center, Bordeaux, Prancis, 4-10 Juli 2023.

“Alhamdulillah saya dengan kawan setim, menjadi juara ketiga kelas Kidsize (40-90 cm height) setelah mengalahkan tim dari China,” ujarnya semringah.

Timnya harus puas di belakan Rhoban FC (Prancis) juara pertama dan tim CIT Brains (Jepang) di posisi kedua. Di dalam kelas Kidsize ada 10 negara yang lolos kualifikasi, antara lain Indonesia, Inggris, Jepang, Denmark, Brazil, Australia, Prancis, Korea Selatan, China, dan Canada,” ungkap Iman yang juga Warga LDII.

Sebelum itu, tim Barelang FC juga meraih juara pertama tingkat nasional dalam “Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid” yang diselenggarakan di Universitas Semarang, pada 21-26 Juni 2023.

Mahasiswa akhir jurusan Teknik Elektro ini mengungkapkan persiapan timnya jelang kompetisi, seperti meriset terlebih dahulu mengenai mekanisme pengendalian robot, sesuai ketentuan kompetisi tersebut. Kemudian merancang robot humanoid soccer dengan sistem elektrikal, yakni mengubah energi listrik pada robot, menjadi energi gerak, serta sistem mekanikal, yang mencakup desain, material, dan anatomi robot bergerak seperti manusia, dan memiliki daya tahan/durabilitas yang kuat dan aestetik.

Selanjutnya membangun prototipe (model awal) robot, lalu dilakukan pengujian maupun perbaikan, agar kinerja robot bekerja secara maksimal. “Setelah selesai semuanya, barulah programmer yang bekerja dengan membuat algoritma serta mengontrol perilaku, penglihatan, gerakan, dan komunikasi robot dalam bermain sepak bola. Kami juga selalu menjaga komunikasi serta saling berkerja sama antar anggota Barelang FC di setiap kompetisi,” ungkap Iman.

“Selesai kompetisi pun, kami mengevaluasi dengan menganalisis kelemahan masing-masing robot. Dan menjadikan di setiap kompetisi, sebagai pengalaman untuk mengembangkan karir ke depannya,” lanjutnya.

Pemuda LDII asal Batam ini bercerita awal ketertarikannya pada dunia robot. Bermula saat masih sekolah, ia melihat salah satu video dari tim robot yang dinaungi oleh BRAIL (Barelang Robotics and Artificial Intelligence), yakni Barelang FC.

Di dalam video tersebut, menampilkan para robot menggiring bola, menendang bola, seperti pemain bola sungguhan dan itu sangat keren dan menarik, “Tentunya, ini membuat saya tertarik ingin melanjutkan studi di Polibatam dan bergabung di BRAIL. Dan alhamdulillah saya keterima di Polibatam dan bergabung dalam Barelang FC,” ungkapnya.

Ia berpesan kepada generasi muda LDII lainnya, agar terus berusaha dan jangan pernah menyerah dalam menggapai sesuatu yang diinginkan, “Kita harus yakin dan percaya bahwa ‘kita bisa’ dengan doa dan usaha yang saling beriringan, serta restu kedua orang tua. Dengan memiliki tekad dan kemauan yang kuat, kerja keras, serta disiplin, insyaallah kelak akan berbuah manis,” tutupnya. 

Oleh: Rizal Putra Milda 0812 7229 3074 (contributor) / Faqihu Sholih (editor)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram