Ikuti Diklat Rukyatul Hilal, DPD LDII Kota Cilegon Siap Pantau Hilal

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

 

Jakarta (6/2). Dalam rangka meningkatkan kemampuan pengamatan hilal, Tim Rukyatul Hilal DPD LDII Kota Cilegon mengikuti Diklat Rukyatul Hilal di Jakarta. Diklat yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti oleh 115 peserta dari berbagai daerah di Indonesia pada 1-2 Februari 2025.

Peserta diberikan materi tentang rukyat dan hisab hilal, metode pengamatan hilal, dan penggunaan teknologi untuk memantau pergerakan bulan. Narasumber yang hadir dalam diklat tersebut antara lain Hendro Setyanto dari Imah Noong dan Anggota Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) DPP LDII, Wilnan Fatahillah dan Dwi Pramono. Pada kesempatan itu, Ketua DPP LDII Bidang PKD, Teddy Suratmadji dan Ketua Departemen PKD DPP LDII, Aceng Karimullah memberikan arahan kepada peserta.

Dalam kesempatan ini, DPD LDII Kota Cilegon mengirimkan tiga utusan yakni Joharman, Arif Fajar dan M. Kosasih. Dalam sesi praktek, peserta diajak untuk melakukan perakitan alat teleskop dan pengamatan hilal secara langsung menggunakan teleskop dan peralatan lainnya.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh bisa diterapkan dan disosialisasikan kepada masyarakat, agar mereka memahami pentingnya hisab dan rukyat dalam menentukan awal bulan Hijriyah secara akurat,” ujar Joharman.

Ia juga menyoroti peran teknologi dalam hisab rukyat di era digital. “Dengan teknologi, perhitungan dan pengamatan hilal bisa lebih akurat dan transparan, menghasilkan keputusan yang lebih valid serta dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Joharman berharap, Diklat Rukyatul Hilal ini dapat meningkatkan kemampuan pengamatan hilal dan memperkuat kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga astronomi dalam menentukan awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijjah.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Cilegon, Noor Yudono menyampaikan bahwa pelatihan hisab rukyat sangat sesuai dengan keberadaan DPD Cilegon yang berdekatan dengan pantai Anyer sehingga akan memudahkan untuk melihat hilal. “Melalui diklat ini, DPD LDII berusaha agar SDM (warga LDII) lebih siap dan terlatih, sehingga dapat melaksanakan rukyat dan melihat hilal dengan lebih baik. Tujuan utamanya adalah membantu pemerintah dalam memberikan jawaban yang tepat, akurat, dan terorganisir terkait pencarian hilal,” ujarnya.

 

Oleh: Bung Pream (contributor) / Uyun Kusuma (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram