JADIKANLAH KEUATAMAAN BULAN DZULHIJJAH SEBAGAI AMALANMU

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Bulan Dzulhijjah adalah salah satu bulan yang mulia dan dinantikan kehadirannya dalam kalender Islam. Terkhususnya bagi para calon jamaah haji dan juga tentunya para peternak hewan qurban. Ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bagi kita sebagai umat muslim di bulan Dzulhijjah. Apa sajakah itu ? Mari perhatikan beberapa hal dibawah ini :

1. Niat berqurban.

Sejatinya setiap umat muslim pastilah berniat untuk berqurban di bulan Dzulhijjah, dikarenakan berqurban adalah salah satu perintah dari Allah SWT. Bagi yang sudah berniat untuk berqurban, maka baginya disunahkan untuk tidak memotong rambut dan kuku. Dimana sunnah ini berlaku semenjak tanggal 1 Dzulhijjah. Perhatikan beberapa hadist dibawah ini :

إذا دخلت العشر وأراد أحدكم أن يضحي فلا يمس من شعره وبشره شيئا

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wassallam bersabda : “Apabila telah masuk sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dan salah seorang dari kalian telah berniat untuk berqurban, maka janganlah ia memotong rambutnya dan kulitnya sedikitpun.” (HR. Muslim).

فلا يأخذن من شعره ولا من أظفاره شيئا حتى يضحى

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wassallam bersabda : “Janganlah ia memotong rambutnya dan kuku-kukunya sedikitpun sampai ia menyembelih.” (HR. Muslim).

2. Bagi yang tidak melaksanakan ibadah haji

Bagi umat Islam yang sedang menjalankan Ibadah Haji, tepat pada tanggal  09 Dzulhijjah adalah hari dimana semua jama’ah haji melaksanakan wuquf di Arafah dan bagi umat muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji, di sunnahkan untuk berpuasa sunah yang selanjutnya dikenal dengan puasa arafah.

Sesuai dengan Sabda Rosulallah SAW:

صيام يوم عرفة أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله والسنة التي بعده وصيام يوم عاشوراء أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله

“Puasa satu hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Puasa hari ‘Asyura’ (tanggal 10 Muharram), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya. ” (HR. Muslim, no 1162, dari Abu Qatadah).

3. Sholat Idul Adha.

Sunnah-Sunnah Di Hari Idul Adha adalah sebagai berikut :

أن رجلا سأل عليا ، رضي الله عنه ، عن الغسل ، فقال : غتسل كل يوم إن شئت ، قال : لا بل الغسل ، قال اغتسل كل يوم جمعة ، ويوم الفطر ، ويوم النحر ، ويوم عرفة

“Seorang lelaki bertanya kepada Ali radhiallahu’anhu tentang mandi, ia menjawab: ‘Mandilah setiap hari jika engkau mau’. Lelaki tadi berkata: ‘bukan itu, tapi mandi yang benar-benar mandi’. Ali menjawab: ‘Mandi di hari Jum’at, Idul Fitri, Idul Adha dan hari Arafah’ ”(HR. Al Baihaqi, dishahihkan Al Albani dalam Al Irwa 1/177)

4. Memakai pakaian yang terbaik.

Sebagaimana diriwayatkan dari Nafi’:

أن ابن عمر كان يلبس في العيدين أحسن ثيابه

 “Ibnu Umar biasa mengenakan bajunya yang terbaik pada Idul Fitri dan Idul Adha” (HR. Al Baihaqi 6143, dishahihkan Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 2/510)

5. Tidak makan hingga kembali dari sholat Ied.

ﻛﺎﻥ ﺭﺳﻮﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻻ ﻳﺨﺮﺝُ ﻳﻮﻡَ ﺍﻟﻔﻄﺮِ ﺣﺘَّﻰ ﻳَﻄﻌَﻢ ، ﻭﻳﻮﻡَ ﺍﻟﻨﺤﺮِ ﻻ ﻳﺄﻛﻞ ﺣﺘَّﻰ ﻳﺮﺟﻊَ ﻓﻴﺄﻛﻞَ ﻣﻦ ﻧَﺴِﻴﻜﺘِﻪِ

“Nabi Shallallahu’alahi Wasallam biasanya tidak keluar pada hari Idul Fitri hingga makan terlebih dahulu, dan tidak makan pada hari Idul Adha hingga beliau kembali dari sholat, lalu makan dengan daging sembelihannya ” (HR. Muslim 1308)

6. Berqurban (menyembelih hewan qurban).

فصل لربك وانحر

 “ Sholatlah kepada Tuhan-mu dan berqurbanlah ” (QS. Al Kautsar: 2)

 عن جابر بن عبد الله قال شهدت مع رسول الله -صلى الله عليه وسلم – الأضحى بالمصلى فلما قضى خطبته نزل من منبره وأتى بكبش فذبحه رسول الله – صلى الله عليه وسلم – بيده وقال :)) بسم الله والله أكبر هذا عنى وعمن لم يضح من أمتى ) ) .

“Diriwayatkan dari Jabir bin ‘Abdillah radhiallahu ‘anhu bahwasanya dia berkata, “Saya menghadiri sholat ldul Adha bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di mushalla (tanah lapang). Setelah beliau berkhutbah, beliau turun dari mimbarnya dan didatangkan kepadanya seekor kambing. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyembelihnya dengan tangannya, sambil mengatakan:  Dengan nama Allah. Allah Maha Besar. Kambing ini dariku dan dari orang-orang yang belum menyembelih di kalangan umatku”

Demikianla beberapa amalan sunnah di bulan Dzulhijjah yang mesti kita ketahui dan semoga bisa memancing kita untuk melakukan banyak amal kebaikan pada bulan yang mulia tersebut. Aamiin. (int)

Penanggung Jawab Artikel :

Nama : Ust. H. Noer Hidayatulloh (H. Arofah Almubarok) 

Email : h.noerhidayatulloh354@gmail.com

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram