Lantik Wanita LDII dan Pemuda LDII, Wabup Sumenep Harapkan Sinergi Nyata dengan Pemerintah

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Sumenep (21/12). Wanita dan Pemuda LDII nantinya dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Mari kita bangun Kabupaten Sumenep menjadi daerah yang kondusif, dan keberadaan Wanita dan Pemuda LDII diharapkan mempunyai andil membangun Sumenep yang sejahtera dan aman.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah saat memberikan pengarahan dalam acara pelantikan Wanita LDII Sumenep dan Pemuda LDII Sumenep, 7/12. Dalam kegiatan di Azmi Hotel Sumenep tersebut dihadiri 250 tamu undangan. Diantaranya Wakil Bupati Sumenep beserta jajarannya, MUI, tokoh agama, tokoh masyarakat dan beberapa organisasi Islam dan kepemudaan seperti NU, Muhammadiyah, Persis, FKUB, GP Anshor, Pemuda Muhammadiyah, dan KNPI.

Wabup Dewi berharap peranan Pemuda LDII dan Wanita LDII menjadi ujung tombak dalam pembangunan daerah yang memiliki inovasi, kreativitas dan semangat tinggi, agar menjadi pemuda yang solutif di tengah situasi sulit apapun. “Pemerintah Daerah siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi Pemuda dan Wanita LDII untuk membangun Kabupaten Sumenep lebih baik,” ujarnya.

Selanjutnya Dewi Khalifah berpesan kepada Pengurus yang dilantik bisa bersinergi dengan organisasi yang lain. Ia menyampaikan pepatah Jawa ‘Manuk Glatik Cucuke Abang’. “Artinya setelah dilantik langsung berjuang. Maksudnya, para wanita dan pemuda bisa terus berjuang untuk peningkatan organisasi dalam membangun Sumenep,” pungkasnya.

 

Peran pemuda dalam pembangunan menjadi salah satu aspek penting untuk mencapai visi-misi Kabupaten Sumenep. Hal itu yang juga disampaikan Ketua DPD LDII Kabupaten Sumenep Musaheri yang menekankan bahwa  LDII memiliki tugas untuk memikul tanggung jawab, melindungi, dan memperjuangkan hak anggota, serta dituntut berkontribusi untuk bangsa dan masyarakat. Hal itu yang mendasari LDII membentuk wadah Wanita dan Pemuda LDII sebagai sayap organisasi yang lebih otonom.

“Pelantikan ini tentu menjadi momen memperkenalkan diri, saling kenal, merajut kebersamaan, saling percaya untuk bersama membangun bangsa dan bernegara demi percepatan pembangunan Kabupaten Sumenep bersama semua elemen yang ada di Kabupaten Sumenep,” tuturnya.

Musaheri menambahkan, kegiatan pelantikan bertujuan untuk memberikan ruang dan kesempatan bagi Wanita dan Pemuda LDII dalam meningkatkan kompetensi dan partisipasi sesuai hak dan kewajibannya terhadap bangsa. “Keberadaan Wanita dan Pemuda LDII nantinya bisa menjalin kerja sama kolaborasi dan sinergi dengan organisasi sejenis baik bentukan pemerintah maupun dari ormas keagamaan, ” ujar Musaheri.

 

LDII sebagai organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan Islam memiliki visi, misi, tujuan, rencana strategis, target, program dan kegiatan. Semua itu perlu terus dikembangkan, termasuk pengembangan kelembagaan sesuai kebutuhan dan tuntutan masa depan bangsa dan negara serta pembangunan.

“Kami juga berharap kader pengurusnya bisa berkarya dan berprestasi serta mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep dan ormas keagamaan lain,” tambah Musaheri.

Pelantikan dilakukan kepada 24 pengurus Pemuda LDII dan 20 Wanita LDII. Mereka diharapkan dapat meningkatkan kinerja organisasi dan mampu menebar nilai-nilai keagamaan berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 dengan mengedepankan dakwah yang menyejukkan (Green Dakwah).

Oleh: Sofyan Gani (contributor) / rully kuswahyudi (editor)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram