LDII dan MUI Kota Padang Adakan Silaturrahim dan Audiensi

Padang, Kamis (17/3/2016), Jajaran pengurus harian DPD LDII Kota Padang mengadakan audiensi dengan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang. Paska digelarnya Musyawarah Daerah (MUSDA) LDII Kota Padang, Pengurus DPD LDII Kota Padang melakukan audiensi kepada berbagai pihak guna mensosialisasikan kepengurusan baru dan program kerja periode 2016-2020.

Rombongan dipimpin oleh Ketua DPD LDII Kota Padang Ir. H. Gustav bersama Wakil Ketua DPD LDII Kota Padang Ust. H. Nur Hidayatullah; Wakil Sekretaris DPD LDII Kota Padang Muhammad Iqbal, S.Ked serta didampingi oleh Dewan Penasehat DPD LDII Kota Padang H. Ahmad Nasir, S.Ag; Sekretaris DPW LDII Prov. Sumatera Barat M. Ari Sultoni, SH dan Ketua Biro Antar lembaga DPW LDII Prov. Sumatera Barat H. Roy Gabro, A.Md.

Rombongan Pengurus DPD LDII Kota Padang diterima langsung oleh Pimpinan MUI Kota Padang, antara lain Prof. Dr. H. Duski Samad, MA; Prof. Dr. H. Awis karni, M.Ag; Prof. Dr. H. Syamsul Bahri Khatib; H. Yusfik Helmi Dt. Yang Sati, Yultel Ardi, TK MS. S.Hi dan H. Maigus Nasir, S.Pd.

Dalam sambutan penerimaan silaturahim tersebut, Prof.Dr. H. Duski Samad, MA selaku Ketua MUI Kota Padang menyampaikan mengenai beberapa fungsi dari majelis ulama.

“Majelis ulama mempunyai beberapa fungsi yaitu, 1) sebagai lembaga fatwa, 2)pemberi nasihat, 3)pembinaan keagamaan ummat, 4) sebagai mediator dan 5) menjamin kemurnian aqidah ummat. Fungsi tersebut sejatinya bertujuan untuk mengatasi problematika yang dihadapi oleh ummat. Terlebih dengan keterbukaan arus informasi saat ini, tantangan yang kita hadapi kedepan akan semakin berat, oleh karena itu MUI mengajak LDII khususnya, serta Ormas-ormas Islam di Kota Padang untuk dapat memberikan kontribusi yang nyata lewat dakwahnya mulai dari tingkat atau strata sosial terkecil di masyarakat” Ungkap Pimpinan MUI Kota Padang, Prof. Dr. H. Duski Samad dalam sambutannya.

Selanjutnya, Beliau mengajak agar dalam menghadapi khilafiyah atau perbedaan yang ada kita harapkan tidak menimbulkan chaos di tengah-tengah masyarakat, hendaknya dakwah yang diberikan oleh da’i-da’iyat tetap menjaga kearifan lokal yang sudah ada sejak lama.

Sebelum mengakhiri audiensi Ketua DPD LDII Kota Padang menyatakan kesiapannya untuk ikut serta dalam membantu menyukseskan program-program MUI Kota Padang.

“LDII Kota Padang siap untuk ikut serta menyukseskan program MUI. Diantara program-program yang sudah berjalan yakni mengadakan wirid rutin bagi generasi muda dengan tujuan mencapai tri sukses generasi penerus yaitu menjadi generasi penerus yang memiliki ilmu dan faham agama, berakhlakul karimah dan mandiri” Jelas Gustav.

Sehubungan dengan program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kota Padang yakni mengenalkan generasi muda agar dapat menghafal asmaul husna, pada tanggal 25-27 Maret yang akan datang DPD LDII Kota Padang insyaAllah akan mengadakan Pengajian Syarah Asmaul Husna yang bertujuan untuk mengkaji lebih mendalam mengenai Nama-Nama Allah sehingga nanti selain generasi muda kita tidak hanya mampu menghafalnya tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai suatu budi pekerti yang luhur.

Pada kesempatan ini pengurus DPD LDII Kota Padang memberikan buku “After New Paradigm” yang berisikan paparan mengenai paradigma baru LDII serta lampiran-lampiran Fatwa MUI Pusat dan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan LDII sebagai kontribusinya di masyarakat.

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.