LDII Jebres Gelar Seminar Kesadaran Finansial untuk Masa Depan

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Surakarta (6/2). Kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan menjadi topik utama dalam seminar bertajuk Your Financial Future yang digelar pada Selasa (28/1), di Masjid Roudlotul Jannah, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Acara ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian finansial generasi muda, khususnya di Solo.

Dalam seminar ini, Kholil Aziz Hasri, seorang Penelaah Teknis Kebijakan di Kementerian Keuangan, hadir sebagai narasumber. Ia membawakan berbagai materi, di antaranya perencanaan keuangan yang baik sebagai pondasi kesejahteraan, pemahaman mengenai perbedaan dan manfaat antara tabungan dan investasi, serta konsep Atomic Habits yang menekankan pada pembangunan kebiasaan kecil untuk perubahan besar dalam finansial. Selain itu, ia juga mengenalkan berbagai jenis investasi yang aman dan menguntungkan serta membahas prinsip manajemen keuangan yang dapat membantu seseorang mengelola keuangan agar lebih efektif dan efisien.

Dalam sesi tanya jawab, Kholil Aziz Hasri menyoroti fenomena gaya hidup YOLO (You Only Live Once) yang banyak diadopsi remaja, terutama mereka yang masih berusia SMA hingga sebelum menikah. Gaya hidup ini, menurutnya, cenderung boros dan kurang memperhitungkan masa depan. “Padahal seharusnya bukan YOLO, tetapi YONO (You Only Need One). Artinya, jika sesuatu tidak benar-benar dibutuhkan, tidak perlu dibelanjakan. Dengan prinsip ini, kita bisa lebih bijak dalam mengatur keuangan,” jelasnya.

Seminar ini diadakan sebagai upaya memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini. Kholil berharap, melalui seminar ini, generasi muda Solo Selatan lebih siap menghadapi tantangan finansial di masa depan. “Harapan saya, para generasi penerus, khususnya di Solo, dapat mengelola keuangan dengan lebih baik. Sehingga, ketika mereka dewasa atau berkeluarga, mereka tidak lagi khawatir dengan kondisi finansialnya,” tambahnya.

Acara ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dewan Penasihat DPD LDII Kota Surakarta, Sugeng Raharjo menekankan bahwa meskipun rezeki telah diatur oleh Allah, manusia tetap harus berusaha. “Rezeki sudah ada yang mengatur, namun kita harus tetap berusaha, bukan hanya berdiam diri menunggu rezeki itu datang. Sesungguhnya Allah tidak mengubah suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka,” kutipnya dari Surah Ar-Ra’d ayat 11.

Sementara itu, Ketua PC LDII Kecamatan Jebres, Lukman Sukamto, menambahkan bahwa seminar ini merupakan implementasi dari 29 karakter luhur warga LDII, khususnya dalam hal kemandirian dan mujahid muzhid (bekerja keras dan hemat). “Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan generasi muda semakin sadar akan pentingnya perencanaan keuangan dan mampu menerapkan prinsip-prinsip manajemen finansial yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya. 

 

Oleh: Ramdani Syaif (contributor) / FF (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram