
Yogyakarta (1/1). PC LDII Mantrijeron menggelar Pengajian Akhir Tahun (PAT) bertajuk “MAGMA” (Makrab Generus Mantrijeron) pada Selasa (31/12/2024). Kegiatan ini berlangsung di Binakarya Guesthouse, Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan dihadiri ratusan generasi penerus (generus) LDII dari wilayah Mantrijeron. Acara ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan serta membangun kolaborasi di antara generus agar lebih aktif dalam kegiatan positif pada tahun mendatang.
Ketua PC LDII Mantrijeron, Budi Santoso, menyampaikan bahwa pengajian ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk memberikan pembinaan keagamaan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di kalangan generus. “Kami ingin generus LDII tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga bisa membangun jaringan sosial yang sehat dan produktif. Dengan adanya acara seperti ini, mereka bisa lebih mengenal satu sama lain dan mengembangkan potensi diri,” ujarnya.
Kegiatan ini diawali dengan kajian keislaman yang menekankan pentingnya menjaga akhlak mulia di era digital. Pemateri, Ahmad Setiawan, mengingatkan generus agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam di tengah arus informasi yang semakin cepat. “Kita harus selektif dalam menerima informasi dan selalu berpegang pada nilai-nilai agama agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat merusak moral dan karakter generasi muda,” paparnya.
Selain kajian keislaman, acara juga diisi dengan sesi motivasi yang mendorong peserta untuk lebih aktif dalam organisasi dan kegiatan keagamaan. Dalam sesi ini, para generus diberikan wawasan tentang pentingnya kolaborasi dan kerja sama dalam mengembangkan komunitas. Salah satu peserta, Rina Wahyuni, mengungkapkan kesan positifnya terhadap acara ini. “Saya merasa lebih termotivasi untuk aktif di kegiatan LDII setelah mengikuti pengajian ini. Selain mendapatkan ilmu agama, saya juga bisa menjalin pertemanan dengan sesama generus,” ungkapnya.
Tidak hanya kajian dan motivasi, acara ini juga diselingi dengan berbagai kegiatan interaktif seperti diskusi kelompok dan permainan edukatif yang bertujuan untuk membangun kekompakan. Koordinator acara, Dedi Prasetyo, menuturkan bahwa kegiatan ini dirancang agar para peserta tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga dapat berpartisipasi secara aktif. “Kami ingin generus merasa nyaman dan menikmati setiap sesi yang ada. Dengan pendekatan yang lebih interaktif, mereka lebih mudah menyerap ilmu dan merasa terlibat dalam komunitas,” jelasnya.
Menutup rangkaian kegiatan, panitia menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan semakin berkembang ke depannya. “Kami berharap tahun depan acara ini bisa lebih besar lagi dengan melibatkan lebih banyak peserta dan kegiatan yang lebih variatif. Semakin kuat ikatan antar generus, semakin solid juga komunitas LDII Mantrijeron dalam menyebarkan nilai-nilai positif,” pungkas Budi Santoso.
Dengan adanya Pengajian Akhir Tahun ini, PC LDII Mantrijeron berharap generus dapat semakin aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan mereka bisa menjadi generasi yang tidak hanya memiliki akhlak yang baik, tetapi juga mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.

——————–

Oleh: obeng (contributor) / Fachrizal Wicaksono (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng



