LDII Pontianak Gelar Kerja Bakti, Wali Kota Ikut Bersih-bersih Lingkungan

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Pontianak (21/12). Lingkungan yang bersih dan hijau adalah dambaan semua orang. Namun kesadaran dan kepedulian warga terhadap lingkungan bersih dinilai masih rendah sehingga perlu terus digalakan. Oleh karena itu, LDII Kota Pontianak menggandeng Pemerintah Kecamatan Pontianak Utara dan Kelurahan Siantan Tengah mendorong warga untuk ikut berpartisipasi membersihkan lingkungan.

“Dengan lingkungan yang bersih tentu enak dilihat dan warga nyaman melakukan aktivitas sehari-hari. Maka targetnya adalah membangun kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan rapi,” ujar Ketua LDII Kota Pontianak, Nurbambang, Minggu (11/12).

Menurutnya, kegiatan ini merupakan kontribusi nyata LDII untuk memberikan pengabdian di bidang lingkungan, “Karena menciptakan lingkungan yang bersih adalah tanggungjawab semua, dan hal ini menjadi salah satu program LDII untuk melestarikan lingkungan,” ujarnya. Nurbambang mengatakan, kegiatan ini diadakan atas inisiasi LDII dengan melibatkan pihak pemerintah untuk ikut serta dalam aksi tersebut.

“Alhamdulillah kegiatan ini didukung oleh Walikota Pontianak, Camat Pontianak Utara dan Lurah Siantan Tengah. Jadi di lain waktu kami sangat membuka diri untuk diikutsertakan dalam aksi serupa atau aksi sosial kemasyarakatan lainnya,” kata Nurbambang. Sementara itu Walikota Pontianak, IH. Edi R. Kamtono mengapresiasi aksi bersih-bersih yang diinisiasi LDII untuk menciptakan Kota Pontianak yang bersih dan asri.

“Saya mendukung upaya LDII, sudah semestinya gerakan seperti ini terus digalakkan, karena hal ini termasuk andil warga dalam merawat budaya gotong royong,” katanya saat menghadiri kegiatan tersebut dan memberikan arahan kepada peserta yang dipusatkan di sepanjang Jalan Selat Sumba. Ia mengakui, produksi sampah di Pontianak cukup besar sehingga menjadi beban berat bagi pemerintah untuk ditangani secara serius.

“Rata-rata per hari di Pontianak volume sampah mencapai 400 ton, dan ini perlu penanganan serius. Kesadaran dan kepedulian masyarakat diperlukan untuk membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah yang diperlukan. Bahkan perlu terus dibangun bank-bank sampah,” tegasnya. Edi juga mengajak LDII untuk peduli terhadap bumi dengan menggencarkan membangun budaya menanam pohon, “Program Pontianak Go Green sangat memerlukan dukungan seluruh komponen, termasuk LDII. Maka saya menaruh harapan LDII ikut mendorong tumbuhnya budaya peduli lingkungan,” kata Edi.

Sedangkan Ketua DPW LDII Kalimantan Barat, Susanto yang ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan, LDII berkomitmen memberikan pengabdian untuk bangsa melalui aksi nyata cinta terhadap lingkungan, “LDII akan secara konsisten memberikan pengabdian secara nyata, karena ini menjadi bagian dari metode dakwah yakni mengajak untuk kebaikan,” ujarnya. Ia menilai, dakwah dengan bil hal akan lebih mengena kepada yang lain untuk diteladani dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat, “LDII kerap melakukan dakwah bil hal, karena dengan ini, tidak bakal memicu kontroversi, bahkan dinilai mudah untuk diikuti atau ditiru,” tegas Susanto.

Susanto menambahkan, LDII mendukung program Go Green yang dicanangkan Pemerintah Kota Pontianak sebagai upaya mewujudkan kota ramah lingkungan, “LDII mesti bantu pemerintah, dalam mewujudkan salah satu misinya dalam mewujudkan kota yang berwawasan lingkungan,” tambahnya. (mukmin/santo/lines)

Oleh: Rully Sapujagad (contributor) / Noni Mudjiani (editor)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Pererat Kekompakan, LDII Lampung Helat Gathering Kepemudaan

Pesawaran (19/2). Biro Kepemudaan, Kepanduan, Olahraga, Seni dan Budaya (PKOSB) DPW LDII Provinsi Lampung menghelat “Gathering Kepemudaan” degan tema “Tumbuhkan Kerukunan, Tingkatkan Kekompakan, Gelorakan Semangat