LDII SIAP BANTU JOKOWI STOP RADIKALISME AGAMA

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Radikalisme agama masih menjadi salah satu ancaman serius di republik ini. Seperti tindakan terorisme yang selalu dikaitkan dengan unsur keagamaan. Sebabnya, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menegaskan bahwa pihaknya mendukung wacana deradikalisasi yang diusung oleh Presiden Joko Widodo.

Radikalisme tidak cocok dengan budaya bangsa Indonesia. Seharusnya negara ini menganut dan menjunjung tinggi kerukunan antar umat beragama. Hal ini sesuai dengan butir Pancasila.

“Kami sependapat dengan presiden bahwa radikalisme tidak cocok dengan budaya bangsa Indonesia. Terutama karena tidak sejalan dengan falsafah Pancasila yang mengedepankan kerukunan agama. Tahap awal yang dilakukan yaitu kerjasama dengan PBNU terkait pendidikan deradikalisasi” Ujar Ketua Umum DPP LDII Prof. Dr. Ir. KH. Abdullah Syam,M.sc, usai pertemuan di kantor kepresidenan, Jakarta, Kamis, (8/1).

LDII sangat toleran terhadap kemajemukan yang ada. Karena itu merupakan kekuatan. Kemajemukan ini kita rakit menjadi suatu kekuatan.

Dalam pertemuan tersebut Presiden Joko Widodo berpesan agar lembaga-lembaga agama mendorong kerukunan agama dalam masyarakat dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan hal tersebut. (wp/jp/rc)

Sumber :

http://m.bijaks.net/news/article/9-82781/ldii-siap-bantu-jokowi-stop-radikalisme-agama

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Pererat Kekompakan, LDII Lampung Helat Gathering Kepemudaan

Pesawaran (19/2). Biro Kepemudaan, Kepanduan, Olahraga, Seni dan Budaya (PKOSB) DPW LDII Provinsi Lampung menghelat “Gathering Kepemudaan” degan tema “Tumbuhkan Kerukunan, Tingkatkan Kekompakan, Gelorakan Semangat