Padang Panjang (13/9). DPW LDII Sumatera Barat menggelar Konsolidasi Organisasi ke Korda III, di Aula Masjid Baitul Haq, Kelurahan Guguak Malintang, Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat, Minggu (13/9/2026). Kegiatan itu membahas penguatan struktur, kesekretariatan, serta pelaksanaan program organisasi hingga tingkat PC dan PAC.
Wanhat LDII Sumbar, Agita Tjandra Dt. Sadeo, mengatakan konsolidasi menjadi ruang bagi pengurus untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus menyamakan langkah antartingkatan organisasi.
“Pengurus perlu memahami tugas dan tanggung jawab di tingkat masing-masing. Koordinasi juga harus terus berjalan agar program organisasi tidak berhenti pada perencanaan, tetapi dapat dilaksanakan dan dievaluasi,” ujar Agita.
Sekretaris DPP LDII, H. Innu Subakto, dalam paparannya menekankan pentingnya kesekretariatan dalam mendukung tata kelola organisasi. Menurutnya, administrasi kepengurusan, surat-menyurat, dokumentasi, notulen, hingga laporan kegiatan perlu dikelola secara tertib.
“Kesekretariatan menjadi bagian penting dalam menjalankan roda organisasi. Data dan administrasi yang tertib akan memudahkan pengurus melakukan koordinasi, pemantauan, dan evaluasi program,” ujar Innu.
Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantu pekerjaan administrasi, seperti menyusun notulen rapat, mengelola surat masuk dan keluar, merapikan dokumen, hingga menyiapkan laporan.
“Teknologi dapat membantu pekerjaan pengurus menjadi lebih cepat dan efisien. Namun hasilnya tetap perlu diperiksa agar sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan organisasi,” katanya.

Ketua DPW LDII Sumatera Barat, H. Muchfiandi, meminta setiap DPD LDII di Korda III yang meliputi 7 kabupeten/kota, mengevaluasi kepengurusan sekaligus memetakan kecamatan yang telah memiliki Pimpinan Cabang serta kelurahan atau desa yang telah memiliki Pimpinan Anak Cabang.
“Ke depan kita berharap di setiap kecamatan dapat terbentuk kepengurusan. Bukan semata-mata menambah struktur, tetapi agar koordinasi lebih dekat, pembinaan lebih efektif, dan program organisasi dapat dilaksanakan dengan lebih baik,” ujar Muchfiandi.
Ia juga mendorong pengurus memperkuat komunikasi dengan pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan di wilayah masing-masing. Program Karya, Kontribusi, dan Komunikasi, menurutnya, perlu diterapkan sesuai kebutuhan dan kondisi daerah.
Konsolidasi Korda III meliputi Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan diikuti jajaran pengurus DPW serta pengurus harian DPD LDII dari tujuh kabupaten dan kota tersebut. (*)