MALAIKAT TIDAK MAU MEMASUKI SUATU RUMAH, KENAPA?

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Islam merupakan agama yang mencintai keindahan dan kebersihan, termasuk juga keindahan dan kebersihan di dalam rumah. Dengan perkembangan jaman dan merubahan trend mode saat ini mendorong masyarakat untuk menghias rumahnya dengan berbagai dekorasi untuk mempercantik tampilan rumah mereka. Berbagai dekorasi seperti gambar binatang, lukisan alam, pahatan dan patung (baik sebagai koleksi maupun hobi), dll banyak ditemukan di dalam rumah. Tak jarang hewan peliharaan seperti anjing, kucing, burung,dll juga ditujukan untuk mengisi tata ruang dalam rumah.

Namun, masih banyak masyarakat khususnya muslim yang belum tahu atau belum mengerti bahwa dekorasi tersebut menyebabkan malaikat tidak mau memasuki suatu rumah, kenapa? Malaikat yang dimaksudkan (dalam beberapa hadist) ialah malaikat rahmat. Kehadiran Malaikat kedalam rumah sudah pasti mendatangkan kedamaian yang luar biasa, karena seperti yang kita ketahui malaikat termasuk makhluk yang dicintai Allah SWT. Doa Malaikat akan langsung didengar dan dikabulkan oleh Allah karena sifat istimewa yang dimiliki malaikat. Malaikat rahmat juga mendorong hati dan jiwa muslim untuk bertakwa dan untuk beramal sholeh kepada Allah SWT.

Banyak Hadist yang menyatakan malaikat tidak mau memasuki suatu rumah, kenapa? karena di dalam rumah yang di dalamnya terdapat Gambar, Patung dan Anjing. Hadist tersebut antara lain:

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَفِظْتُهُ مِنَ الزُّهْرِيِّ كَمَا أَنَّكَ هَا هُنَا أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أَبِي طَلْحَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةٌ

Telah bercerita kepada kami ‘Ali bin ‘Abdullah telah bercerita kepada kami Sufyan berkata aku mengingatnya dari Az Zuhriy sebagaimana sekarang kamu berdada di sini, telah mengabarkan kepadaku ‘Ubaidullah dari Ibnu ‘Abbas dari Abu Thalhah radliallahu ‘anhum dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya ada anjing dan tidak juga yang ada gambar”. (HR. Bukhari, No. 3075)

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَأَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَمْرٌو النَّاقِدُ وَإِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ يَحْيَى وَإِسْحَقُ أَخْبَرَنَا و قَالَ الْآخَرَانِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةٌ

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya, Abu Bakr bin Abu Syaibah, ‘Amru An Naqid dan Ishaq bin Ibrahim, Yahya dan Ishaq berkata; Telah mengabarkan kepada kami; sedangkan yang lainnya berkata; Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin ‘Uyainah dari Az Zuhri dari ‘Ubaidullah dari Ibnu ‘Abbas dari Abu Thalhah dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam beliau bersabda: “Sesungguhnya malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar.” (HR. Muslim, No. 3929).

حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ شَبِيبٍ وَالْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْخَلَّالُ وَعَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ وَغَيْرُ وَاحِدٍ وَاللَّفْظُ لِلْحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ قَالُوا حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عَبَّاسٍ يَقُولُ سَمِعْتُ أَبَا طَلْحَةَ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةُ تَمَاثِيلَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Telah menceritakan kepada kami Salamah bin Syabib dan Al Hasan bin Ali Al Khallal dan Abdu bin Humaid dan yang lain, sedangkan redaksi haditsnya milik Al Hasan bin Ali, mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq telah mengabarkan kepada kami Ma’mar dari Az Zuhri dari ‘Ubaidullah bin Abdullah bin ‘Utbah bahwa ia mendengar Ibnu Abbas berkata; Aku mendengar Abu Thalhah berkata; Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Malaikat tidak akan memasuki rumah yang ada anjing dan gambarnya.” Abu Isa berkata; Hadist ini hasan shahih. (HR. Tirmidzi, No. 2728).

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةٌ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Sufyan bin ‘Uyainah dari Az Zuhri dari ‘Ubaidullah bin Abdullah dari Ibnu Abbas dari Abu Thalhah dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, beliau bersabda: “Malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar.” (Hr. Ibnu Majah, No. 3639).

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنَا مُغِيرَةُ بْنُ مِقْسَمٍ حَدَّثَنَا الْحَارِثُ الْعُكْلِيُّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُجَيٍّ قَالَ قَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ كَانَ لِي مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَدْخَلَانِ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَكُنْتُ إِذَا دَخَلْتُ عَلَيْهِ وَهُوَ يُصَلِّي تَنَحْنَحَ فَأَتَيْتُهُ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَقَالَ أَتَدْرِي مَا أَحْدَثَ الْمَلَكُ اللَّيْلَةَ كُنْتُ أُصَلِّي فَسَمِعْتُ خَشْفَةً فِي الدَّارِ فَخَرَجْتُ فَإِذَا جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام فَقَالَ مَا زِلْتُ هَذِهِ اللَّيْلَةَ أَنْتَظِرُكَ إِنَّ فِي بَيْتِكَ كَلْبًا فَلَمْ أَسْتَطِعْ الدُّخُولَ وَإِنَّا لَا نَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا جُنُبٌ وَلَا تِمْثَالٌ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar Bin ‘Ayyasy Telah menceritakan kepada kami Mughirah Bin Miqsam Telah menceritakan kepada kami Al Harits Al ‘Ukli dari Abdullah Bin Nujai, dia berkata; Ali berkata; “Dahulu aku punya dua waktu dalam sehari semalam untuk bertemu dengan Rasulullah Sallalahu Alaihi Wasallam, apabila aku menemuinya dan beliau sedang Shalat, maka beliau berdehem. Pada suatu malam aku menemui beliau, lalu beliau berkata: “Apakah kamu tahu apa yang dilakukan oleh para Malaikat pada malam ini? Aku melaksanakan Shalat kemudian mendengar suara orang berjalan di rumah, maka aku keluar dan ternyata Malaikat Jibril, dan dia berkata; “Malam ini aku masih menunggumu, sesungguhnya di rumahmu ada seekor anjing sehingga aku tidak bisa masuk, dan sesungguhnya kami tidak akan masuk ke dalam rumah yang ada anjingnya, ada orang junub dan juga patung.” (HR . Ahmad, No. 574)

Berdasarkan hadist di atas jelaslah kepada kita alasan malaikat tidak mau memasuki suatu rumah, kenapa? karena di rumah tersebut terdapat Gambar , Patung dan Anjing. Gambar yang dimaksudkan ialah gambar makhluk bernyawa seperti gambar atau lukisan binatang . Malaikat rahmat tidak akan masuk rumah di dalamnya terdapat patung makhluk bernyawa seperti patung manusia atau patung hewan. Patung atau pahatan dilarang untuk dijadikan barang penghias yang diletakkan di dalam rumah walaupun di dalam lemari. Namun jika gambar/ lukisan atau pahatan pemandangan alam dan patung binatang melalui pengawetan binatang untuk dijadikan pajangan (Contoh: kulit yang disamak) itu diperbolehkan sebagai dekorasi di dalam rumah.

Sedangkan Memelihara anjing di dalam rumah tanpa ada suatu keperluan, termasuk perkara yang dilarang oleh Nabi SAW. Memelihara anjing di dalam rumah ditakutkan akan meninggalkan najis pada bekas minuman dari jilatan anjing tersebut (air liur anjing itu najis). Selain itu, adanya anjing di dalam rumah menjadi penghalang bagi malaikat rahmat untuk masuk kedalam rumah, dan dikhawatirkan pahala pemilik anjing akan susut atau berkurang.

Larangan memelihara anjing hukumnya makruh bukannya haram. Dalam Al-Hadist menjelaskan larangan memelihara anjing kecuali untuk kepentingan penjagaan keamanan, menjaga tanaman (pertanian) dan ternakan serta untuk berburu.

Penjelasan diatas diperkuat dengan hadist HR. Bukhari, No. 2154:

حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ فَضَالَةَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَمْسَكَ كَلْبًا فَإِنَّهُ يَنْقُصُ كُلَّ يَوْمٍ مِنْ عَمَلِهِ قِيرَاطٌ إِلَّا كَلْبَ حَرْثٍ أَوْ مَاشِيَةٍ قَالَ ابْنُ سِيرِينَ وَأَبُو صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا كَلْبَ غَنَمٍ أَوْ حَرْثٍ أَوْ صَيْدٍ وَقَالَ أَبُو حَازِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَلْبَ صَيْدٍ أَوْ مَاشِيَةٍ. رواه البخاري

Telah menceritakan kepada kami Mu’adz bin Fadhalah telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Yahya bin Abi Katsir dari Abu Salamah dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu berkata; Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Siapa yang menyentuh anjing berarti sepanjang hari itu dia telah menghapus amalnya sebanyak satu qirath kecuali menyentuh anjing ladang atau anjing penjaga ternak”. Berkata, Ibnu Sirin dan Abu Shalih dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam : “Kecuali anjing untuk mengembalakan kambing atau ladang atau anjing pemburu”. Dan berkata, Abu Hazim dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam: “Anjing pemburu atau anjing penjaga ternak”. (HR. Bukhari, No. 2154)

Dengan tidak masuknya malaikat rahmat kedalam rumah akan mengakibatkan rumah tersebut tidak ada kebarokahan dan setan akan sangat merajalela untuk menggoda penghuni rumah tersebut agar lalai dari perintah Allah SWT. (fka)

Penanggung Jawab Artikel :

Nama : Ust. H. Noer Hidayatulloh (H. Arofah Almubarok) 

Email : h.noerhidayatulloh354@gmail.com

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram