Malam Pergantian Tahun, Remaja LDII Parung Panjang Dibekali Ilmu Agama

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

 

Kota Tangerang (6/1). Malam pergantian tahun diisi dengan kegiatan positif oleh PAC LDII Parung Panjang, Bojong Nangka, Kota Tangerang, Selasa (31/12). Kegiatan bertajuk pengajian akhir tahun 2024 ini sudah menjadi agenda bagi generasi muda LDII di seluruh Indonesia.

Mengisi malam pergantian tahun dengan acara pengajian bertujuan memberikan bekal yang cukup kepada generasi penerus (generus) LDII khususnya kefahaman terhadap ilmu agama Islam. Serta agar tidak mudah terpengaruh dengan perubahan negatif akhir zaman dengan menanamkan nilai-nilai Al Quran dan Al Hadits ke dalam 29 karakter luhur, sehingga generus LDII lebih siap menghadapi segala tantangan di masa yang akan datang.

Kegiatan yang dilaksanakan semalam suntuk itu berlangsung dengan meriah penuh keceriaan dari penampilan adik-adik caberawit dengan bakat serta kepolosannya yang tampak alami, penuh canda tawa. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, sambutan Penasihat PAC LDII Parung Panjang, penampilan pencak silat Persinas ASAD, penampilan caberawit (usia PAUD sampai kelas 6 SD) melalui hafalan doa, hafalan surat-surat pendek, adzan, penyerahan raport, dilanjutkan dengan makan malam bersama dan nonton bareng.

Serta pada sepertiga malam dilakukan doa bersama dan sholat malam. Menjelang pagi hari dilanjutkan dengan sholat subuh berjamaah dan nasehat penutup serta bersih-bersih masjid. Kegiatan diakhiri dengan sarapan pagi, dan pulang.

Penasihat PAC LDII Parung Panjang, Sartono dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua generus pada malam pergantian tahun tersebut, “Kegiatan ini banyak manfaatnya, sehingga terjaga dari kegiatan yang tidak baik di luar sana seperti bermain petasan, pesta minum-minuman keras, berkumpul laki-laki dan perempuan, semua itu kegiatan dapat membawa pengaruh negatif, sehingga harus dijauhi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai manusia yang taat kepada Allah SWT dan rasul-Nya sudah sepantasnya kita bisa berkumpul dalam suasana positif, membina generus, mengarahkan, mendidik agar menjadi generasi yang kuat, mandiri serta memiliki 29 karakter. “Perlu diingat bapak dan ibu sekalian, anak kita adalah aset, kalo anak kita bisa berhasil dunia dan akhirat maka sebagai orangtua akan sangat bangga, puas, senang dan gembira. Sebaliknya apabila anak kita tidak menjadi aset yang baik, perilakunya jelek akhlaknya buruk maka kita akan susah, sedih, berat,” jelasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Sartono mengajak para orangtua agar mendukung, mengarahkan, membina bersama untuk keberhasilan generasi yang memahami Al Quran, Al Hadits illa yaumil qiyamah.

Sementara itu, Siswanto dalam sambutannya menyampaikan harapan besarnya untuk generus PAC LDII Parung Panjang agar menjadi generasi yang memenuhi harapan dan cita-cita orangtua, Pembina serta para ulama. “Terus berpengaruh dan jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang negatif, memiliki Tri Sukses (akhlaqul karimah, alim faqih dan mandiri) serta menerapkan 29 karakter luhur,” pungkasnya.

 

Oleh: Bung Pream (contributor) / Uyun Kusuma (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram