Menjaga Ketahanan Pangan dari Rumah

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

 

 

Bogor (12/5). Dalam situasi pandemi corona bukan hanya masalah kesehatan yang mengkhawatirkan, namun harga bahan makanan juga terkerek naik. Bahkan untuk beberapa item terkadang sulit didapat.

Menyadari keadaan tersebut Ustadz Syaiful 25th warga Ciangsana, Bogor, tergerak untuk turut serta menjaga ketahanan pangan dengan budidaya ikan lele di samping rumah. Dengan modal terpal dan beberapa potong bambu, Syaiful dapat membuat kolam ikan lele dengan ukuran 1,5m x 1,5m. Modal yang ia keluarkan untuk membeli peralatan tersebut mencapai Rp2 juta.

Syaiful memulai budidaya ikan lele dengan membeli beberpa ratus bibit ikan, serta pelet dengan kualitas yang sedang, juga ditambah seperti daun singkong, daun pepaya, bekicot, nasi sisa makanan, “Pokoknya apa aja yg bisa dimakan lele,” ujar Syaifullah. Dalam kurun waktu 2 bulan lebih, sekarang  Saiful dapat panen lele sekitar 120-150kg tergantung berapa sering memberi makan dalam per harinya.

Hasil budidaya lele ini dijual dengan harga Rp25.000/kg. Lele hasil pekarangan rumah ini sebagian dijual, sebagian dikonsumsi keluarga & dibagikan kepada tetangga sekitar rumah. Kamu juga dapat ikut serta menjaga ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan disekitar rumah. Bisa dengan menanam sayuran, buah-buahan, atau beternak dengan skala kecil sampai sedang. 

Oleh: Uki Nusi (contributor) / Ludhy Cahyana (editor)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Camat Hadiri Pengajian PC LDII Gunung Raya

Kerinci (21/5). PC LDII Gunung Raya mengadakan pengajian rutin bulanan tingkat kecamatan pada Minggu (19/5). Acara tersebut dihadiri oleh warga LDII se-Kerinci Hilir. Pengajian rutin