Menko AHY Minta LDII Terus Tingkatkan Kontribusi dalam Pembangunan SDM

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Jakarta (8/3). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan menjadi faktor penting bagi masa depan Indonesia. Hal itu ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam kegiatan kuliah umum yang dirangkai dengan santunan anak yatim, pembagian sembako, serta buka puasa bersama di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin pada Rabu (5/3).

“Meskipun Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, kemajuan bangsa tetap sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang dimilikinya. Saya menilai LDII memiliki rekam jejak yang kuat dalam pengembangan pendidikan serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberikan kontribusi bagi bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, AHY juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Ia menilai hubungan yang harmonis antara ulama dan umaro memiliki peran penting dalam menjaga persatuan serta mencari solusi atas berbagai persoalan bangsa, terlebih di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“Saya rasa banyak hal yang bisa kita lakukan bersama-sama, karena Indonesia negara besar, negara yang sangat majemuk. Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja, apa yang terjadi di Timur Tengah sungguh mencekam dan membuat kita semua harus lebih bersyukur, Indonesia dalam keadaan yang damai, tapi tidak boleh dianggap itu akan terjadi selamanya,” tambahnya.

AHY juga mengapresiasi kontribusi Lembaga Dakwah Islam Indonesia dalam menyampaikan dakwah Islam yang tetap berpegang pada syariat sekaligus sejalan dengan nilai kebangsaan.

“Perpaduan antara nilai keislaman dan nasionalisme menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang religius, berkarakter, sekaligus memiliki semangat patriotisme,” tutupnya.

Selain memberikan kuliah umum, AHY turut meninjau kawasan pendidikan di lingkungan pesantren tersebut. Ia melihat langsung sejumlah fasilitas yang tersedia, mulai dari sarana olahraga, balai pelatihan, hingga pembangunan gedung sekolah dari tingkat SD, SMP hingga SMA yang saat ini masih dalam proses penyelesaian.

“Pengembangan fasilitas pendidikan seperti yang dilakukan di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin merupakan langkah penting untuk mencetak generasi muda yang memiliki kualitas pendidikan, karakter yang kuat, serta kemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan global,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso menyampaikan apresiasi atas kunjungan AHY. Ia berharap kehadiran tersebut dapat memberikan motivasi bagi para santri.

“Kami berharap kehadiran ini dapat memberikan semangat dan memicu para santri, untuk terus berkembang menjadi pribadi yang memiliki pengabdian dan kontribusi bagi bangsa dan negara,” lanjutnya.

Ia juga berharap kehadiran tokoh nasional tersebut dapat memperkuat semangat LDII untuk terus memberikan kontribusi bagi bangsa. Menurutnya, kolaborasi antara kekuatan sosial dan otoritas negara perlu terus dijaga.

“Kami adalah kekuatan sosial, maka harus ada sinergi dengan kekuatan otoritas, Pak Menko ini pemegang kekuatan otoritas. Saya berharap sinergisitas ini menjadi kekuatan yang luar biasa dalam rangka, satu menjaga keutuhan bangsa. Dua, membangun bangsa ke depan. Dan yang ketiga, untuk bertahan menjadi Indonesia is the best,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, pimpinan Pondok Pesantren Minhajurrosyidin Chairul Baihaqi menegaskan komitmen pesantren dalam meningkatkan kualitas pendidikan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, kualitas manusia merupakan modal utama bagi kemajuan suatu bangsa.

“Oleh karena itu, Pondok Pesantren Minhajurrosyidin terus berupaya menyediakan sarana pendidikan yang modern serta memadukan ilmu pengetahuan umum dengan nilai-nilai agama,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan sekolah umum dari tingkat SD, SMP hingga SMA di lingkungan pesantren menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang memiliki pengetahuan luas sekaligus karakter religius.

“Melalui langkah tersebut, kami berharap dapat berkontribusi dalam mencetak generasi unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram