MENYELENGGARAKAN JENAZAH, KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI

Share to :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Pada sebagian kalangan tidak banyak yang mengetahui cara penyelenggaraan jenazah atau penyelenggaraan yang benar sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Dalam menyikapi fenomena tersebut PC LDII Kuranji, PC LDII Padang Timur, dan PC LDII Nanggalo mengadakan pengajian gabungan dan praktek “Penyelenggaraan Jenazah”.

Kegiatan ini khusus diperuntukan untuk para wanita, kegiatan ini berlangsung di Masjid Baitul Munir, Sabtu (13/02) dengan jumlah peserta 100 orang mulai dari kalangan orang tua dan remaji masjid.

Penyelenggaraan jenazah adalah prosesi pengurusan jenazah yang dilakukan mulai dari memandikan, mengkafani, menshalati hingga menguburkan jenazah berdasarkan tuntunan Al-Qur’an dan Al-Hadist.

Sebagai pemateri dalam kegiatan ini Hj. Nesly telah menyediakan materi dengan cukup detail. Dimulai dari macam-macam perlengkapan peramutan, cara memandikan mayat, tahap demi tahap pengafanan, gerakan serta bacaan dalam menshalati jenazah, hingga prosesi penguburan.

Kegiatan ini bertujuan agar siapa saja yang hadir pada kegiatan tesebut dapat mempelajari, mengetahui, bahkan bisa mengimplementasikan ilmu itu dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut Wanhat DPD LDII Kota Padang, H. Noer Hidayatulloh, dengan diadakannya kajian dan praktek penyelenggaraan jenazah maka diharapkan kaum perempuan juga mempunyai wawasan dan ilmu yang cukup dalam menyelenggarakan jenazah mulai dari menyemayamkan, memandikan dan mengkafani jenazah yang sesuai dengan sunah.

Sebagai salah satu peserta dalam kegiatan ini, Nanda Oktavia dari kalangan remaji Masjid sangat terkesan dengan kegiatan ini dikarenakan ia tidak pernah mengikuti Pelatihan seperti ini sebelumnya, dan ia juga menyatakan Insya Allah akan bersedia membnatu jika ada masyarakat yang membutuhkan tenaganya. (int)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram