MUI Babel Sebut Generasi Muda Harus Dibekali dengan Ilmu Agama

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Pangkalpinang (10/1). DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar Pengajian Akhir Tahun 2022 di Masjid Arroyan Pangkalpinang, 31/12. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid, dan diikuti Generus LDII dari 5 Kabupaten/Kota se-Pulau Bangka. Berbeda dengan pengajian akhir tahun sebelumnya, pengajian kali ini dihadiri Ketua Pendidikan dan Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Babel Ust.Suparta yang mewakili Ketua Umum MUI Babel KH. Zayadi yang berhalangan hadir.

Kehadiran Pengurus MUI Babel tentunya untuk mengisi acara pengajian dengan tausiyah dan motivasi kepada Generus LDII tentang pentingnya ilmu agama dalam membentengi diri dari kerusakan akhir jaman. “Mencari ilmu bagi generasi muda sangatlah penting, khususnya ilmu agama, terlebih di tengah perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi. Generasi millenial saat ini harus dibekali dengan ilmu, ilmu didapatkan dengan cara belajar, giat, semangat, dan pantang menyerah,” ujar Suparta.

Suparta menambahkan, bahwa ada berbagai kemudahan dalam menuntut ilmu agama dan dunia saat ini, seperti adanya beasiswa prestasi yang memudahkan bagi pelajar dan mahasiswa untuk menggapai impian melalui pendidikan. “Saat ini ada banyak beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi, baik itu di bidang akademik maupun non akademik. Bahkan ada beasiswa yang dikhususkan untuk para penghafal Alquran,” ujar Dosen IAIN Babel itu.

Setelah menyaksikan langsung pengajian malam akhir tahun 2022 generasi penerus LDII yang penuh dengan semangat, Ust.Suparta menyampaikan apresiasinya kepada generasi muda LDII yang mengisi dan memanfaatkan momen pergantian tahun baru dengan mengaji dan berbagai kegiatan positif lainnya. Selain ‘Ngaji Bareng MUI Babel’, acara pengajian kali ini juga jadi momen yang spesial karena mampu menghadirkan pelajar dan mahasiswa LDII asal Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Luar Negeri untuk sharing pengalaman dan motivasi kepada Generus LDII secara daring. Adapun perwakilan dari negara terundang yang hadir, diantaranya dari Australia, Kanada, Jepang, Kongo, China, Singapura, Arab Saudi, dan beberapa negara lainnya.

 

Sementara itu, Ketua LDII Babel Ari Sriyanto menyampaikan, bahwa pengajian akhir tahun seperti ini rutin dilaksanakan LDII di semua tingkatan di seluruh Indonesia sebagai tindak lanjut dari intruksi DPP LDII untuk menjaga Generus LDII agar terhindar dari kegiatan-kegiatan yang unfaedah di pergantian malam akhir tahun. “Kegiatan Ngaji Akhir Tahun merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan LDII dalam upaya menciptakan situasi yang positif dan bermanfaat pada malam pergantian tahun, serta untuk menghindari terjadinya perbuatan maksiat di kalangan pemuda-pemudi yang kerap terjadi pada malam tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Ahmad Ridwan menyampaikan, tema Pengajian Akhir Tahun kali ini yakni “Mewujudkan Generasi Milenial yang Berilmu, Berakhlakul Karimah, dan Mandiri”. Adapun untuk peserta offline yang mengikuti acara dari studio utama Masjid Arroyan Pangkalpinang yakni Generus LDII Kota Pangkalpinang dan Santri Ponpes Arroyan yang berjumlah sekitar 250 orang. Sedangkan Generus LDII dari DPD LDII Kabupaten lainnya mengikuti kegiatan pengajian secara online di studio masing-masing.

Oleh: Rully Sapujagad (contributor) / Faqihu Sholih (editor)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram