
Lampung (10/12). PAC LDII Desa Hajimena dan Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Lampung, menggelar “Pengajian Akbar Bersama” pada Sabtu (7/12) di Masjid Nurul Huda, Kompleks Pondok Pesantren Nurul Huda, Lampung. Pengajian ini dihadiri oleh warga LDII dari Desa Pemanggilan, Hajimena, Sidosari, serta masyarakat umum dari sekitar wilayah tersebut.
Ketua PAC LDII Hajimena, Joko Raharjo, menyampaikan, pengajian ini merupakan bagian dari program pembinaan umat di desa setempat. “Selain untuk meningkatkan keimanan dan keilmuan, pengajian ini juga menjadi ajang silaturahmi antar warga,” ujar Joko.
Sementara itu, Ketua PAC LDII Pemanggilan, Setiarso, menambahkan bahwa pengajian akbar gabungan dari beberapa desa di Kecamatan Natar ini dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali. “Pengajian ini bukan hanya sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi antarwarga,” ungkap Setiarso.
Dalam kesempatan itu, Dewan Penasihat DPW LDII Lampung, Ustaz H.R. Hidayat Habibullah, dalam tausiyahnya mengajak warga LDII untuk terus menjaga kerukunan dan kekompakan, serta menjauhi sifat-sifat buruk seperti prasangka, iri hati, ghibah, dan adu domba. “Perilaku-perilaku buruk tersebut dapat merusak hubungan antarwarga dan menghapus amal baik seseorang,” paparnya.
Ust. Hidayat juga berbagi tips menjaga kehidupan bermasyarakat yang penuh kedamaian dan keharmonisan. Ia menekankan pentingnya berbicara dengan baik, sopan, dan enak didengar. Kata-kata yang baik dapat mempererat hubungan antar sesama dan menciptakan suasana yang harmonis. Selain itu, ia mengingatkan agar selalu bersikap jujur, karena kejujuran adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan dan menjaga hubungan yang sehat.
“Sikap sabar juga sangat penting, karena dengan sifat sabar, kita dapat lebih mudah menghadapi perbedaan dan tantangan, serta menjaga kedamaian. Selain itu, jangan merusak hak-hak orang lain, baik berupa harta, kehormatan, maupun perasaan. Menjaga hak orang lain adalah bentuk penghormatan terhadap sesama dan merupakan bagian dari etika yang diajarkan dalam Islam,” pungkasnya.
Terakhir, Ust. Hidayat mengingatkan agar selalu memperhatikan dan menjaga perasaan orang lain, karena sikap empati dan kasih sayang dapat menciptakan hubungan yang lebih harmonis dan penuh kedamaian.
Oleh: Ahmat Nurdin (contributor) / FF (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng



