Pebulutangkis Indonesia Raih Medali Emas, Ketum LDII Beri Pesan untuk Generasi Muda

Share to :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Indonesia akhirnya pecah telur dengan meraih medali emas perdana di Olimpiade Tokyo 2020 melalui cabang olahraga (cabor) bulu tangkis. Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu mempersembahkan medali tersebut, yang berhasil menundukkan pasangan China, Chen Qingchen dan Jia Yifan.

Pasangan Indonesia ini sukses memenangkan dua set langsung dengan skor 21-19, 21-15. Pada gim pertama, kedua pasangan ini saling kejar mengejar poin dan jual beli serangan. Akhirnya, pasangan dari Indonesia berhasil memenangkan dengan poin 21-19.

Tak kenal lelah, pasangan Indonesia langsung tancap gas dan unggul dengan jarak cukup lebar 8-4 pada gim kedua. Greysia-Apriyani bahkan sempat unggul dengar jarak 9 poin.

Tak mau kalah dari Indonesia, pasangan China coba mengejar ketinggalan. Akan tetapi, keunggulan Greysia-Apriyani tetap tak terkejar. Pertandingan diakhiri pasangan Indonesia dengan skor 21-15.

Dengan kemenangan itu, memperpanjang tradisi emas Indonesia di ajang Olimpiade. Selain memperpanjang rekor medali emas di Olimpiade Tokyo 2020, pasangan ganda putri ini juga menorehkan rekor baru. Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menjadi pasangan ganda putri pertama asal Indonesia, yang meraih medali emas di ajang Olimpiade.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum DPP LDII, KH. Chriswanto Santoso mengapresiasi perjuangan yang diberikan atlet Indonesia hingga meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020.

“Kita wajib berbangga dan mensyukuri atas pencapaian yang sangat luar biasa ini. Di tengah kondisi yang serba terbatas saat ini, insan olahraga kita telah mencapai suatu hasil yang sangat membanggakan. Kami yakin prestasi ini dapat menjadi daya dorong semangat bangsa Indonesia untuk bangkit,” ujarnya.

Selain mengharumkan nama Indonesia, prestasi yang diberikan atlet ini akan menjadi hadiah yang tak terhingga untuk masyarakat Indonesia.

“Atas nama warga LDII di seluruh pelosok Indonesia dan mancanegara, yang saya yakin juga merasakan hal yang sama, kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Greysia Poli dan Apriani Rahayu atas hadiah yang luar biasa menjelang HUT Kemerdekaan RI ke 76,” tuturnya.

Chriswanto berpesan pencapaian dari pasangan Indonesia ini agar ditiru oleh generasi muda Indonesia yang berkiprah di dunia olahraga, “Kepada generasi muda Indonesia, khususnya yang berkiprah di dunia olahraga, apa yang dicapai Greysia Poli dan Apriani Rahayu, patut menjadi contoh bagaimana asa itu dapat diraih melalui semangat, kerja keras dan komitmen. Ini yang patut ditiru, tidak hanya di bidang olahraga tentunya,” ujarnya.

Ia mengatakan, dengan berprestasi di dunia olahraga ini, menjadi salah satu pusat kebanggaan bangsa, “Bangsa ini merindukan prestasi-prestasi yang gemilang untuk menguatkan kecintaan kita kepada bangsa dan negara. Para olahragawan yang terus berlatih dan berkarya layaknya adalah Pahlawan Bangsa, pahlawan untuk menguatkan kecintaan kita kepada Republik ini,” harapnya.

Sebelumnya, Indonesia juga telah meraih tiga medali pada angkat besi, di antaranya, medali perak untuk kelas 61 kg putra atas nama Eko Yuli Irawan, medali perunggu untuk Windy Cantika Aisah kelas 49 kg putri dan Rahmat Erwin Abdullah kelas 73 kg putra.

Saat ini, Indonesia berada di peringkat 34 bersama Jamaika dan Serbia dengan rincian 1 emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Harapannya dengan kemenangan ini, menjadi hiburan bagi masyarakat Indonesia terhadap prestasi tertinggi di olimpiade. Selamat untuk Greysia Polii dan Apriyani Rahayu!

Sementara itu, wakil ketua DPW LDII Sumatera Barat Afrizal Yaman mengungkapkan, haru dan bangga berbaur menjadi satu saat melihat pengibaran bendera merah putih dan berkumandangnya lagu Indonesia Raya dalam helatan Olimpiade 2020 Tokyo.

“Masing masing kita bisa berkontribusi untuk bangsa ini, salah satunya dari bidang olahraga, Beginilah semestinya semangat pantang menyerah pemuda Indonesia. Kompak, selaras dan seirama menjadi keunggulan sebuah tim. Walaupun di tengah pandemi dan kondisi ekonomi yang belum pulih, kita harus berupaya mencapai apa yang ditargetkan, karena target ini yang akan memotivasi kita untuk berupaya memberikan yang terbaik untuk bangsa.” ujarnya.

Terakhir, Afrizal mengucapkan terima kasih kepada para atlet, pelatih dan official yang sudah mengobati kerinduan anak bangsa.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram