
Kediri (3/9). Pemuda LDII Kediri menggelar Diklat Kaderisasi yang diikuti ratusan peserta dari Kabupaten dan Kota Kediri. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula PAC LDII Bangkok pada Jumat-Sabtu 15-16 September 2025.
Ketua Pemuda LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, dalam pemaparannya menekankan pentingnya pemuda memahami ilmu agama sebagai bekal menghadapi tantangan akhir zaman. “Generasi muda harus memiliki keimanan yang kokoh agar tidak terpengaruh hal-hal negatif. Maka diklat ini dilaksanakan untuk menyiapkan pemuda yang unggul secara mental, spiritual, dan sosial,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat mencetak generasi muda LDII yang mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Ketua Panitia, Moch Huda Mei Setio menyampaikan bahwa diklat ini mengusung tagline “Mewujudkan Generasi LDII Profesional Religius, Berkarakter Luhur Menuju Indonesia Emas 2045.” “Diklat ini menjadi wadah pembinaan generasi muda agar siap menjadi pemimpin masa depan. Hari pertama ditutup dengan Forum Group Discussion (FGD) membahas program dan solusi peran pemuda di tingkat PC dan PAC,” jelasnya.
Pada hari kedua, peserta mengikuti jalan santai, outbond, serta berbagai permainan edukatif. “Lewat outbond, peserta belajar pentingnya kerja sama, komunikasi, dan kekompakan, sekaligus mengambil hikmah dari setiap permainan,” tambahnya.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan menjadi MC (Master of Ceremony) bersama Moch Zainul Arifin. Dalam sesi tersebut, pemuda dibekali keterampilan berbicara di depan publik agar mampu membawa acara dengan baik dan profesional. “MC bukan sekadar pembawa acara, tapi wajah dari sebuah kegiatan. Kalau MC-nya baik, maka acara akan hidup,” tuturnya.
Melalui diklat ini, Pemuda LDII berharap lahir kader-kader yang memiliki daya juang tinggi, berkarakter luhur, profesional sesuai bidangnya, dan tetap religius dalam menjalankan ajaran agama. Dengan begitu, estafet kepemimpinan di LDII akan terus berlanjut tanpa terputus.
Oleh: Yuda Langgeng (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng



