PPG LDII : HADAPI ANAK DENGAN BIMBINGAN KONSELING

PPG LDII KOTA PADANG : SOSIALISAI BIMBINGAN KONSELING
Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

PADANG (16/05) – LDII. Generasi akan datang tergantung dari tangan kita hari ini, itulah kalimat yang tepat meggambarkan bagiamana pentingnya pembinaan dan mendidik anak sehigga menjadi seorang anak yang berakhlaqul karimah, faqih dan mandiri. Untuk mewujudkan itu semua DPD LDII Kota Padang melalui sub-organisasinya PPG (Pengerak Pembina Generus) yang berfungsi melakukan pembinaan terhadap para anak-anak, pra remaja, remaja dan dewasa (yang belum menikah) melakukan Sosialisasi Bimbingan Konseling.

Sosoialissai ini ditujukan Kepada Orang Tua dan Usatdz dan Ustadzah agar mereka mampu dan memiliki trik-trik dalam membina dan mendidik anak. Sosialisasi ini fokus dalam membantu orang tua, ustadz dan ustadzah untuk menemukan solusi bagi anak yang mempunyai kekurangan dan meningkatkan potensi bagi yang memiliki kelebihan.

Sosialisai ini disampaikan oleh Ketua PPG LDII Kota Padang, Ust. Renol, S.Pi. dalam penyampaiannya dia menyampaikan bahwa betapa pentingnya menanamkan kepahaman dan berikan keteladanan bagi anak kita.

Sosialisasi ini dikuti oleh 50 orang peserta yang terdiri dari orang tua, usatdz dan ustadzah. Kegitan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 16 Mei 2015 yang bertempat di Masjid Miftahul Huda Kota Padang.

“Salah satu indikator keberhasilan dalam mendidik anak dengan cara mencintai mereka, menyayangi dan kasihanilah anak-anak kita, bukti dan urgensinya dilakukan dengan cara : tanamkanlah aqidah sejak usia dini, didiklah dengan kasih sayang, didiklah dengan sabar dan keteladanan” Ujar Renol.

PPG LDII KOTA PADANG : SOSIALISAI BIMBINGAN KONSELING

Selain itu Renol juga menyampaikan kepada orang tua bahwa mereka hendaknya memberikan etika, perhatian motivasi, pujian dan komunikasi serta yang harus diketahui oleh orag tua adalah mereka merupakan pendidik pertama dan utama bagi putra-putrinya.

Renol memaparkan beberapa permasalahan yang sangat penting yang erat kaitannya dengan perkembangan generasi muda saat ini , yaitu dampak negatif dari dunia maya dan narkotika. Pada beberapa penderitaan di media massa, pemerintah menyatakan bahwa Indonesia saat ini dalam situasi darurat narkoba dan pornografi.

“Berdasarkan penelitan dari 4.726 anak yang diteliti 93,7 % remaja SMP dan SMU yang diteliti mengaku pernah ciuman, genital stimulation, petting/eges-eges maupun oral seks. 62,7 % remaja SMP yang mengaku sudah tidak perawan. 21,2 % remaja SMU mengaku pernah melakukan aborsi dan 97 % remaja SMP dan SMU mengaku pernah menonton film porno” Ungkap Renol.

PPG LDII KOTA PADANG : SOSIALISAI BIMBINGAN KONSELING

Renol berpesan kepada orang tua, ustadz dan ustadzah harus selalu menyadari dan pahamkan diri bahwa anak-anak kita perlu pertolongan dan solusi untuk bisa menetapi perintah-perintah Allah dan Rosul, terhindar dari kemaksiatan dan sukses sampai khusnul kohotimah. Didiklah anak agar menjadi ahli sukur, ahli taqwa dan alih ibadah, berakhalqul kharimah, sholeh-sholeikhah dan persiapkan mental anak untuk menjadi seorang suami yang sholeh atau istri yang sholikhah.

“Kehidupan yang dibingkai dengan lembutnya cinta dan kasih sayang serta nuansa agama akan melahirkan generasi impian. Peduli, semangat dan tidak mudah putus asa serta selalu berdoa untuk kesuksesan anak-anaknya, itulah Tugas pokok para orang tuaUjar Renol. (agl)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram