RIBUAN WARGA LDII LAKUKAN I’TIKAF

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Padang, 29 /6 – Ribuan warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Padang, Sumatera Barat melaksanakan kegiatan¬† i’tikaf (berdiam diri di dalam masjid) pada sepuluh malam yang akhir pada bulan ramadhan 1437 Hijriyah.

“Kami serentak memulai kegiatan ini dari Sabtu (25/6) hingga malam terakhir ramadhan. Sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW yang i’tikaf pada sepuluh malam yang akhir,” kata Ketua DPD LDII Kota Padang Gustav di Padang, Selasa.

Ia mengatakan pelaksanaan i’tikaf ini dilaksanakan di masjid-masjid yang dikelolah oleh LDII di berbagai kecamatan yang ada di kota setempat.

“Masjid tersebut tersebar pada Kawasan Padang Timur, Kuranji, Padang Utara, dan Koto Tangah. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tersebut silahkan bergabung di masjid terdekat,” ujar dia.

Gustav menyampaikan pada masjid tersebut akan ada berbagai program untuk mengisi ibadah pada malam hari di bulan ramadhan.

“Mulai dari sholat isya dan sholat tarawih berjamaah. Dilanjutkan dengan pengajian hingga pukul 00.00 WIB,” kata dia.

Dia menyebutkan selepas pukul 00.00 WIB pengurus masjid menyerahkan kepada setiap jamaah untuk melakukan ibadah semampunya.

“Seperti membaca Al-Quran, Sholat Malam, Berdzikir dan Berdoa hingga waktu yang tidak ditentukan. Kalau mereka kuat sampai sahur juga diperbolehkan,” kata dia.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar ikut melakukan kegiatan itikaf pada sepuluh malam yang akhir ini.

“Pada sepuluh malam yang akhir ini hendaknya kita lebih mempersungguh ibadah kepada Allah SWT. Apalagi di dalamnya ada keutamaan malam Lailatul Qodar yang lebih baik dari seribu bulan,” ujar Gustav

Ia mengatakan LDII dalam mengahadapi ramadhan ini memiliki program yang disebut dengan lima sukses ramadhan. Mulai dari Sukses melakukan puasa, tarawih, sukses baca Al-Qur’an, sukses Lailatul Qodarnya dan sukses Zakat Fitrahnya.

“Tujuannya agar setiap warga bisa meraih ampunan dibulan yang spesial ini. Hingga ketika lebaran nanti seperti kertas putih tanpa noda,” ucap dia.

Sementara, salah seorang warga Kuranji Abdan Malik mengakui rutin mengikuti kegiatan i’tikaf yang dilakukan di Masjid Miftahul Jannah , kuranji.

“Kebetulan rumah saya berada di dekat masjid tersebut sehingga moment itikaf ini selalu saya ikuti setiap tahun. Dengan tujuan ingin lebih menghambakan diri pada bulan penuh ampunan ini,” kata Abdan. (nst)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram