SIAP SIAGA MENGHADAPI BANJIR

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Banjir adalah bencana yang sering mendapat perhatian karena menimbulkan kerugian secara ekonomi bahkan korban jiwa. Penyebab banjir yang beragam di berbagai daerah di Indonesia membuat kita harus selalu waspada dan mengenali tanda-tandanya. Ada berbagai tindakan yang perlu dilakukan sehubungan terjadinya banjir.

SEBELUM BANJIR

  1. Ketahui sumber-sumber informasi dan pengumuman banjir.
  2. Misalnya penjaga pintu-pintu air, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), pemerintah, dll.
  3. Kenali tanda-tanda banjir sebelumnya, perhatikan dan bandingkan dengan situasi saat ini.
  4. Periksalah saluran-saluran air. Bersihkan jika memang ada yang menyumbat.
  5. Pastikan tempat-tempat pengungsian dan penyimpanan barang dan surat berharga jika terjadi banjir.
  6. Buatlah rencana pengungsian. Pahami tindakan tanggap darurat (emergency) dan pertolongan pertama.
  7. Persiapkan perlengkapan tanggap darurat dan pastikan semua anggota keluarga mengetahui tindakan pertolongan pertama.
  8. Perhatikan rumah kita, jika tidak cukup kuat, upayakan memperkuatnya agar tidak hanyut.

KETIKA MUNCUL TANDA-TANDA BANJIR

  1. Perhatikan jika ada pengumuman banjirbaik melalui TV, radio, tempat ibadah, atau pemberitahuan langsung dari RT/RW.
  2. Isilah tempat-tempat penampungan air bersih, pada saat banjir mungkin sekali air bersih akan tercemar.
  3. Pindahkan peralatan rumah tangga yang berada di luar rumah pindahkan kedalam rumah atau ke tempat yang tidak terjangkau genangan air, jika dimungkinkan.
  4. Simpanlah surat-surat atau dokumen penting di tempat aman dari datangnya air. Bungkus dengan bahan yang kedap air, misalnya kantong plastik.
  5. Matikan aliran listrik dan keran air.
  6. Informasikan pada tetangga apa yang kita ketahui.
  7. Bersiaplah untuk kemungkinan mengungsi.

PADA SAAT BANJIR DI LUAR RUMAH

  1. Bergeraklah ke tempat yang lebih tinggi dan lebih aman.
  2. Hindari daerah-daerah genangan banjir. Bisa jadi ada arus kuat yang menghanyutkan.
  3. Jangan berkeliaran di wilayah banjir baik menggunakan sampan/perahu maupun berjalan kaki.
  4. Jangan sentuh tempat melekatnya kabel-kabel.
  5. Awasi anak-anak, jangan biarkan mereka bermain-main di genangan air banjir.
  6. Jangan minum air banjir.
  7. Jika berada dalam kendaraan dan ketinggian air meningkat, lebih baik tinggalkan kendaraan dan bergeraklah ke tempat yang lebih aman.

PADA SAAT BANJIR DI DALAM RUMAH

  1. Tetap pantau perkembangan lewat TV dan radio, dan aktiflah mencari informasi dari RT/ RW.
  2. Jika ada himbauan untuk mengungsi, segera lakukan!

JIKA HARUS MENGUNGSI

  1. Jika ada himbauan mengungsi, segeralah lakukan. Lebih mudah dan aman mengungsi sebelum ketinggian air membahayakan.
  2. Dahulukan anak-anak, orang cacat, dan orang lanjut usia.
  3. Ikuti jalur-jalur evakuasi yang ditentukan. Jangan melalui jalur-jalur yang diinformasikan berbahaya.

DI PENGUNGSIAN

  1. Jangan biarkan anak-anak bermain di air banjir. Tunggu arahan pemerintah/pihak berwenang, jangan kembali ke rumah sebelum keadaan benar-benar aman.
  2. Jangan biarkan anak-anak bermain di air banjir. Bantulah orang-orang di sekitar (tetangga) atau mereka yang lemah (orang cacat, orang lanjut usia atau anak-anak).

KEMBALI KE RUMAH SETELAH BANJIR

  1. Jangan langsung masuk rumah, berhati-hatilah mungkin ada bahaya-bahaya yang tersembunyi. Pakailah alas kaki.
  2. Periksa kerusakan pada dinding, lantai, pintu dan atap.
  3. Periksa kalau-kalau ada binatang. Seperti ular, serangga atau tikus yang mungkin berbahaya.
  4. Perhatikan langit-langit dan dinding yang mungkin belah, terbuka dan roboh.
  5. Periksa kabel dan alat-alat listrik yang terendam dalam air.
  6. Periksa bahan-bahan yang mudah terbakar yang mungkin mengalir pada saat banjir terendam (minyak tanah, bensin, solar, spirtus dan lain-lain).
  7. Buang bahan-bahan makanan yang terendam.
  8. Periksa kerusakan septic tank (bak pembuangan WC) untuk menghindari pencemaran.
  9. Periksa sumber air bersih dirumah, pastikan air yang akan dikonsumsi benar-benar bersih, tidak terkontaminasi.
  10. Jangan biarkan anak-anak bermain di air banjir.
  11. Jangan memasukkan tangan ke dalam sudut ruangan atau lemari yang gelap dan tidak jelas isinya. Mungkin merupakan tempat sembunyi binatang yang terkena stres dari banjir, seperti tikus, serangga, dan binatang peliharaan.
  12. Cuci barang-barang yang akan digunakan kembali dengan sabun anti kuman.
  13. Tikus, dan lalat kerap berkeliaran sesudah banjir, jagalah kebersihan makanan.
  14. Laporkan kerusakan fasilitas umum kepada pemerintah.

source :

poster himbauan siap siaga menghadapi banjir Palang Merah Indonesia (PMI) dan Palang Merah Denmark (DRC)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Pererat Kekompakan, LDII Lampung Helat Gathering Kepemudaan

Pesawaran (19/2). Biro Kepemudaan, Kepanduan, Olahraga, Seni dan Budaya (PKOSB) DPW LDII Provinsi Lampung menghelat “Gathering Kepemudaan” degan tema “Tumbuhkan Kerukunan, Tingkatkan Kekompakan, Gelorakan Semangat