Wanita LDII Sukodadi Gelar Pelatihan Dimsum Sehat Kekinian Bernilai Ekonomi

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

 

——————–

Sukodadi (18/12). Keputrian PC LDII Kecamatan Sukodadi menggelar pelatihan pembuatan dimsum bertema “Makanan Kekinian yang Menyehatkan”, pada Minggu (16/11), di kompleks Masjid An-Namiroh Sukodadi. Kegiatan tersebut diikuti 60 remaja putri dari berbagai desa di Kecamatan Sukodadi, sebagai upaya memperkenalkan makanan kekinian yang menyehatkan sekaligus memberikan bekal keterampilan wirausaha di bidang kuliner.

Pelatihan menghadirkan Ria Martica sebagai pemateri. Ia menjelaskan bahwa makanan sehat tidak harus disajikan secara sederhana, tetapi dapat dikemas secara menarik dan mengikuti tren, sehingga memiliki nilai ekonomi. Menurutnya, dimsum menjadi salah satu contoh makanan kekinian yang relatif mudah dibuat, menyehatkan, dan diminati banyak kalangan.

“Supaya dipahami bahwa makanan kekinian yang menyehatkan sekaligus memiliki nilai ekonomi itu banyak jenisnya. Namun, kami memilih dimsum karena makanan ini digemari oleh berbagai usia,” ujar Ria.

Ia menambahkan, bahan-bahan pembuatan dimsum mudah diperoleh di pasar maupun toko terdekat. Proses pembuatannya pun relatif sederhana, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan. “Insya Allah, dimsum mudah dibuat dan juga mudah untuk dipasarkan,” tutupnya.

Para peserta mengaku mendapatkan manfaat langsung dari pelatihan tersebut. Salah satu peserta asal Desa Sukodadi, Fifi Isrina Amala, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan inspirasi baginya untuk mulai mencoba berwirausaha. “Alhamdulillah, pelatihan ini memberi saya ide untuk memulai bisnis,” ucapnya.

Hal senada disampaikan, salah satu peserta dari Desa Kadungrembug, Aprilia Dwi Maharani. Ia merasa kini memiliki keterampilan baru untuk membuat makanan kekinian yang sehat. “Insya Allah, saya bisa mempraktikkan kembali pembuatan dimsum yang menyehatkan di rumah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC Wanita LDII Sukodadi, Zuliatin, mengapresiasi terselenggaranya pelatihan tersebut. Menurutnya, keterampilan memasak merupakan bekal penting, khususnya bagi kaum wanita, baik untuk menunjang kehidupan berumah tangga maupun menjaga kesehatan keluarga.

“Kami mengapresiasi panitia dan seluruh peserta yang telah mendukung dan mengikuti pelatihan ini. Semoga ilmu yang didapat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta mampu mencetak wirausaha muda,” pungkas Zuliatin.

 

 

Oleh: Istiyan Zuhri (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram