
Serang (25/12). Seiring berakhirnya masa bakti kepengurusan, Senkom Mitra Polri Provinsi Banten mengadakan Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-4 yang berlangsung di Gedung DPW LDII Banten, Kabupaten Serang, Banten pada 21-22 Desember 2024.
Musprov dihadiri Wakil Ketua Pembina Pusat Senkom Marsda TNI (Purn) Noor Pramadi, Anggota Dewan Pembina PP Senkom Muhammad Sirot, Ketua Pengurus Pusat Senkom Teteng Jumara, Pembina Senkom Provinsi Banten Ahmad Basyarie, Ketua DPW LDII Provinsi Banten Dimo Tono Sumito, Ketua FORSGI Provinsi Banten AKP Asep Aji, perwakilan Ketua Sakoda Banten Heru Arwanto dan Ketua Persinas ASAD Provinsi Banten Sudjarwo. Utusan 8 kabupaten/kota dan unsur Dewan Pembina Senkom Mitra Polri Provinsi se-Banten juga mensukseskan Musprov.
Musprov ke-4 diawali dengan pembekalan Kamtibmas dan Kebencanaan oleh Marsda TNI (Purn) Noor Pramadi dan secara resmi membuka Musprov IV Senkom Mitra Polri Provinsi Banten. Setelah materi pembekalan dilanjut dengan sidang untuk merumuskan komposisi materi-materi persidangan dan pembagian komisi. Pimpinan sidang tetap dengan komposisi ketua M. Yusuf, anggota Huda Wahyudi, Kurniawan, Ahmad Riyanto, dan Agus Purwanto.
Dengan ketok palu tanda dimulai persidangan. Rangkaian persidangan antara lain mendengarkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) Ketua Senkom Banten Pardiono dengan menyampaikan lagoran kegiatan selama lima tahun memimpin Senkom. Pardiono dalam laporannya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pengurus Senkom dari tingkat provinsi sampai jajaran kecamatan yang terus mendung program-program Senkom Mitra Polri, terutama dalam menjaga kamtibmas.
“Senkom bisa besar karena kita saling mendukung satu sama lain. Tentunya banyak kekurangan selama saya menjabat dalam lima tahun terahir, untuk itu saya mewakili rekan rekan pengurus provinsi mohon maaf kepada para peserta sidang. Selanjutnya agar keberlanjutan regenerasi, saya tidak akan maju mencalonkan diri menjadi ketua periode yang akan datang, serta siapapun yang terpilih nanti menjadi ketua saya akan mendukung penuh untuk kemajuan Senkom Banten,” pungkas Pardiono.
Setelah malalui persidangan yang cukup alot dan sedikit menghangat beberapa interupsi menyebabkan sidang sempat diskor, namun malalui lobi lobi persidangan dapat dimulai Kembali. Dengan keputusan bulat dan aklamasi seluruh peserta PP Senkom delapan kabupaten/kota sepakat memilih Yunando Prasetyanto menjadi Ketua Senkom Banten periode 2024 2029 ditandai dengan penyerahan bendara kebesaran Senkom oleh Teteng Jumara. “Selamat bertugas mengemban amanah membesarkan Senkom di Provinsi Banten,” kata ketua panitia Nur Hasan.
Dalam sambutan sebagai ketua yang baru, Yunando menyampaikan bahwa ini tugas yang tidak ringan dalam menjalan sebuah organisasi, “Saya mohon doa dan dukungan semua pihak agar bisa menjalankan tugas ini dengan baik,” ujarnya.
Kemudian setelah ini, lanjutnya kami bersama tim formatur akan menyususun susunan personalia untuk kelengkapan organisasi yang akan dilantik atau dikukuhpan oleh PP Senkom. “Saya akan mengakomodir pengurus dari semua daerah termasuk dari para pengurus senkom delapan kabupaten/kota se-Banten agar Senkom ke depan semakin maju. Yang menjadi perhatian kita dalam beberapa hari ke depan ada natal dan tahun baru kita harus bantu pemerintah untuk menjaga Kambtimas agar semua berjalan aman dan lancar,” tutup Yunando.
Oleh: Bung Pream (contributor) / Uyun Kusuma (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng



