Padang (27/7). LDII Sumatera Barat bersilaturahim ke Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Barat pada Senin (27/7/2026). Diterima Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, H. Tan Gusli, yang juga menjabat Sekretaris PWNU Sumatera Barat, pertemuan yang dikemas dengan tajuk “Ngopi” (Ngobrol Pendidikan Islam) itu membahas penguatan sinergi dalam pengembangan pendidikan Islam dan pembinaan umat.
Tan Gusli menjelaskan, komunikasi antarlembaga perlu terus dibangun untuk memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan maupun keagamaan, terlebih LDII memiliki pondok pesantren dan sekolah di bawah binaannya.
“Saya mengapresiasi kunjungan yang dilakukan LDII Sumbar. Insyaallah ke depan kami di PWNU juga akan bersilaturahim ke LDII guna menjalin komunikasi dan kerja sama di bidang pendidikan dan kemaslahatan umat,” ujarnya.
Ia pun mengajak LDII untuk terus memperkuat sinergi dengan Nahdlatul Ulama, termasuk berkolaborasi melalui Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat dan berbagai kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan.
“Alhamdulillah, perguruan tinggi Islam NU Sumbar terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajarannya. Saya berharap banyak dari insan dan warga LDII yang ikut menimba ilmu di Universitas NU Sumbar,” katanya.
Tan Gusli menjelaskan, PWNU Sumatera Barat menjalin komunikasi melalui pendekatan yang sederhana namun efektif, salah satunya dengan berdiskusi santai di warung kopi saat melakukan kunjungan ke PCNU kabupaten dan kota.
“Kehangatan komunikasi sangat dibutuhkan dalam menjalankan roda organisasi. Karena itu, kami lebih sering berdiskusi sambil ngopi agar silaturahim tetap terjaga,” katanya.
Menurutnya, suasana yang hangat akan mempermudah lahirnya gagasan dan kolaborasi antarlembaga.
Sekretaris DPW LDII Sumatera Barat, H. M. Abdillah, menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Kemenag Sumbar yang telah menerima kunjungan pengurus LDII.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat dari Bapak H. Tan Gusli. Pertemuan ini menjadi landasan untuk memperkuat komunikasi dan membangun sinergi dengan berbagai elemen, khususnya Kementerian Agama dan NU,” ujar Abdillah.
Ia menjelaskan, LDII terus memfokuskan pembinaan pada pembangunan sumber daya manusia yang profesional religius dan berkarakter luhur. Pembinaan tersebut dilaksanakan secara berkesinambungan, mulai dari usia dini, generasi remaja, hingga usia mandiri melalui kegiatan pengajian dan pendidikan karakter yang rutin diselenggarakan di masjid-masjid naungan LDII.
“Melalui pembinaan generus yang dilakukan LDII, harapannya mereka tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang profesional, mandiri, dan berakhlakul karimah,” jelasnya.
Abdillah menambahkan, selain pembinaan nonformal, LDII Sumatera Barat juga mengembangkan pendidikan formal melalui pondok pelajar tingkat SMP, yaitu Baiturrosyid Boarding School. Ia berharap lulusan SMP BBS dapat melanjutkan studi hingga ke perguruan tinggi Islam, termasuk Universitas Nahdlatul Ulama Sumbar, sehingga semakin banyak generasi muda yang memiliki bekal keilmuan agama dan akademik secara seimbang.
“Semoga silaturahim seperti ini dapat terus berlanjut. Dengan komunikasi yang intensif, kami optimistis akan lahir kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, pembinaan umat, dan pengembangan generasi penerus di nagari kita,” tutup Abdillah.
Melalui silaturahim tersebut, LDII Sumatera Barat dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat berharap komunikasi dan sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan Islam serta pembinaan umat di Sumatera Barat.




Lancar Barokah pak abdillah dan kawan² LDII Sumbar
Semoga silaturahim dan kolaborasi antar ormas semakin memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah basyariah dan ukhuwah wathoniah untuk negeri tercinta
Alhamdulillah, Rohmat dan Saudara-saudara Lines Sumatera Barat.