Helat Pertemuan Outdoor, LDII Sumbar Korda III Ajak Perkuat Regenerasi Pendakwah

Share This Post :

Fb
X
Wa
Tg

Padang Pariaman (6/9). Lebih dari tiga ratus muballigh LDII Korda III Sumatera Barat (Sumbar) bersama keluarga mengikuti Family Gathering di Puncak Anai Resort, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, pada Minggu (6/9/2026). Kegiatan bertema “Dalam Kebersamaan Tumbuh Keakraban, dalam Keakraban Hadir Kebahagiaan” tersebut menjadi sarana mempererat silaturahim dan membangun kebersamaan antar para pendakwah LDII.

Pemateri kegiatan, Riky Candra, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para muballigh untuk kembali membangun komunikasi sekaligus memperkuat regenerasi pendakwah di LDII.

“Keilmuan perlu terus diturunkan dari generasi ke generasi. Menjadi ulama adalah amanah dan bagian dari warasatul anbiya. Karena itu, para muballigh perlu terus berdakwah dari generasi ke generasi, demi kemaslahatan ummat diamasa depan,” ujar Riky.

Menurutnya, regenerasi keilmuan juga perlu menjadi perhatian bersama. Bagi para muballigh yang merupakan alumni pondok pesantren, hendaknya juga mengupayakan agar anak turunnya ada yang dipondokkan juga guna meneruskan perjuangan dakwah orang tuanya.

“Melalui organisasi LDII, kita memahami proses regenerasi primer ada tiga, pertama keilmuan, kedua kepemimpinan, dan yang terakhir kemandirian. Ini semua adalah modal untuk perjuangan dakwah di masyarakat,” ujarnya.

Selain para muballigh, peserta juga mengajak anggota keluarga masing-masing. Kegiatan tersebut diisi pembekalan wawasan keagamaan serta berbagai permainan untuk membangun kerukunan, kekompakan, dan kerja sama.

Dewan Penasihat DPW LDII Sumbar, KH. Masirin menekankan keapda peserta untuk memulai pembinaan dari lingkungan terdekat yaitu keluarga. (Dok Lines)

Wanhat DPW LDII Sumbar, KH. Masirin, mengatakan, para muballigh memiliki peran penting dalam menyampaikan ilmu dan nilai-nilai agama. Karena itu, pembinaan perlu dimulai dari lingkungan keluarga sebelum disampaikan kepada masyarakat.

“Muballigh itu harus lebih dahulu menjadi contoh dalam menghidupkan nilai-nilai Islam di lingkungan keluarga. Dari keluarga yang baik, ilmu dan nilai agama akan lebih mudah diterapkan dan disampaikan kepada warga dan masyarakat,” pesan Masirin.

Ia juga mengingatkan agar para peserta terus meningkatkan keilmuan serta menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas dakwah.

“Teruslah meningkatkan ilmu, menjaga kerukunan, dan membangun kekompakan. Setiap ulama tidak hanya dituntut mampu menyampaikan ilmu, tetapi juga memberikan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.

Melalui kegiatan tersebut, para muballigh diharapkan semakin kompak dalam menjaga silaturahim, meningkatkan keilmuan, dan menjalankan amanah dakwah kepada masyarakat. (Dede/Rohmat).

Share This Post :

Fb
X
Wa
Tg
5 4 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x