LDII Sumbar Korda I Helat Pengajian Organisasi, Ingatkan Pengurus Jaga Amanah

Ulama Ponpes Minhajurrosyidin Jakarta, H. Muhammad Jarir Memberikan Tausiyah Keapda Pengurus LDII di Korda I Sumbar. Dok Lines

Share This Post :

Fb
X
Wa
Tg

Padang (2/8). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Sumatera Barat Koordinator Daerah (Korda) I menggelar Pengajian Organisasi yang diikuti pengurus LDII dari Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kabupaten Pesisir Selatan di Masjid Miftahul Huda, Padang, pada Jum’at (31/7/2026). Kegiatan yang menghadirkan ulama Pondok Pesantren Minhajurrosyidin Jakarta, H. Muhammad Jarir dan Akri Muhammad Isnan, itu bertujuan memperkuat kapasitas pengurus sekaligus memberikan pembekalan keagamaan.

Ketua DPW LDII Sumatera Barat, H. Muchfiandi, mengatakan pengajian tersebut menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi pengurus di semua tingkatan agar mampu menjalankan roda organisasi dengan baik.

“Pengajian ini kami laksanakan untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus meningkatkan semangat pengabdian para pengurus. Kami berharap seluruh peserta dapat mengamalkan dalil Al-Qur’an dan Al-Hadis yang disampaikan pemateri sehingga membawa manfaat bagi organisasi maupun masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi para pemateri yang telah mengisi rangkaian Safari Tabligh Akbar di Sumatera Barat khususnya di Korda I.

“Kami mengucapkan syukur dan terima kasih atas ilmu dan nasihat yang telah diberikan. Semoga menjadi bekal bagi para pengurus untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat,” katanya.

Dalam tausiyahnya, H. Muhammad Jarir mengingatkan bahwa jabatan dalam organisasi merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan sarana untuk mencari kedudukan ataupun kepentingan pribadi.

“Menjadi pengurus LDII bukan untuk mencari keuntungan pribadi atau harta duaniawi. Amanah ini harus dijalankan semata-mata karena Allah SWT, dengan niat mengharap rida-Nya serta memberikan manfaat bagi umat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, berbagai kontribusi LDII yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil dari konsistensi warga dalam berbuat baik selama bertahun-tahun. Menurutnya, amal tersebut akan bernilai ibadah apabila dilakukan dengan penuh keikhlasan.

“Pengabdian LDII hari ini semakin dirasakan masyarakat karena kita terus istiqamah menebarkan kebaikan. Selama semuanya dilakukan dengan ikhlas, insyaallah akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” ujarnya.

Guru sekaligus Ulama Ponpes Minhajurrosyidin Jakarta, Akri Muhammad Isnan saat memberikan pembekalan Materi Dalil Agama Kepada Pengrus LDII

Jarir juga mengajak seluruh pengurus untuk menjadi teladan dengan menghadirkan rasa nyaman, menjaga kerukunan, serta memperkuat hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.

“Di mana pun kita berada, hadirkan kenyamanan. Jadilah pribadi yang membawa kedamaian, dan mempererat persaudaraan. Itulah dakwah yang paling mudah dirasakan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, berbagai dinamika politik dan kondisi global tidak boleh mengurangi semangat warga LDII dalam terus berbuat baik.

“Situasi dunia boleh berubah, kondisi bangsa Indonesia saat ini juga menghadapi berbagai tantangan. Namun, jangan pernah berhenti menebarkan kebaikan. LDII telah bertransformasi menjadi organisasi yang semakin dewasa, dan terbuka,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya budaya musyawarah dalam menjalankan organisasi. Menurutnya, Rasulullah SAW telah memberikan teladan dengan selalu bermusyawarah meskipun menerima wahyu langsung dari Allah SWT.

“Rasulullah adalah pribadi yang gemar bermusyawarah. Padahal beliau menerima wahyu secara langsung. Ini menjadi pelajaran bahwa setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui musyawarah, saling mendengar, dan menghargai pendapat,” jelasnya.

Menutup tausiyahnya, Jarir mengajak seluruh pengurus menjaga amanah sesuai peran masing-masing, baik sebagai pemimpin maupun anggota organisasi.

“Mari menjadi versi terbaik dari amanah yang Allah titipkan. Baik berada di depan sebagai pemimpin maupun di belakang sebagai pelaksana, semuanya bernilai ibadah apabila dijalankan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

Share This Post :

Fb
X
Wa
Tg
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x