Dharmasraya (6/9). DPD LDII Kabupaten Dharmasraya menggelar pengajian umum yang diikuti 1.000 orang warga, di Masjid Nurul Huda, Padang Bintungan, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Minggu (6/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan keagamaan sekaligus mempererat silaturahim antar warga.
Ustaz Sulis Sukamdi dalam kajiannya menyampaikan tafsir Al-Qur’an yang mengajak warga LDII memahami kandungan dan pesan ayat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pemahaman terhadap makna serta tafsir perlu disertai upaya mengamalkan perintah yang terkandung di dalamnya.
“Dengan mengkaji Al-Quran, membaca ayatnya sudah mendatangkan kebaikan, tetapi dengan memahami kandungan dan pesan yang ada di dalamnya, kita akan mendapatkan pahala yang jauh lebih besar, utamanya pada ayat yang berisi perintah dan larangan. Jika itu perintah, mari kita amalkan dengan sekuat kemampuan, namun jika itu larangan mari kita jauhi seejauh-jauhnya,” jelasnya.
Pada kajian Al-Hadits, Ustaz Maryono, mengingatkan peserta agar berupaya memahami hadis Nabi Muhammad SAW, dan mencari hikmah dari setiap kejadian yang dijelaskan oleh perawinya sebagai upaya untuk mempedomani sunnah Rasulullah dalam menjalankan kehidupan, baik dalam beribadah maupun bermuamalah.
“Al-Hadis menjadi salah satu pedoman penting bagi umat Islam dalam menjalankan kehidupan. Sebagai ummat yang tidak menjumpai masa kehidupan Nabi Muhammad, kita perlu mengkaji Al-hadis guna mendapatkan pemahaman, dan pengamalan yang sama dengan para nabi maupun para sahabat,” katanya.

Pada sesi akhir, Wanhat DPW LDII Korda II, KH. Ismanu, menekankan pentingnya keteladanan orang tua dalam membentuk akhlak anak di lingkungan keluarga.
“Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk akhlak anak. Pendidikan tidak cukup hanya dengan nasihat, tetapi harus dibarengi keteladanan dari orang tua dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memberikan pendidikan agama sejak dini sesuai tuntunan dan sunah Nabi Muhammad SAW.
“Anak-anak perlu dibekali pendidikan agama sejak dini sebagai upaya pembiasaan. Dengan keteladanan dan pengajaran yang baik, insyaallah anak-anak kita, dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki akhlakul karimah dan mampu menghadapi tantangan kehidupan,” lanjutnya.
Pengajian tersebut diikuti warga LDII dari berbagai kelompok usia. Materi tafsir Al-Qur’an, Al-Hadis, dan nasihat agama disampaikan sebagai bagian dari pembinaan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan keluarga maupun bermasyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, LDII Kabupaten Dharmasraya mendorong warganya untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperkuat pemahaman agama, serta membangun keteladanan dalam keluarga. (Adin/Nisa)