Terpilih Aklamasi, Roy Gabro Kembali Pimpin Pengprov Persinas ASAD Sumbar

Share This Post :

Fb
X
Wa
Tg

Padang (16/9). Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VI Pengurus Provinsi (Pengprov) Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD Sumatera Barat usai digelar dengan menghasilkan keputusan bulat. Roy Gabro secara aklamasi kembali dipercaya untuk menakhodai organisasi bela diri tersebut untuk masa bakti 2026–2031.

Sekretaris Umum PB Persinas ASAD, Weda Hendragiri, saat membacakan sambutan Ketua Umum PB Persinas ASAD, H. Sukur, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh tahapan musyawarah hingga proses pengukuhan. Ia menilai legitimasi kepengurusan Persinas ASAD di Ranah Minang terbukti sangat kokoh, tecermin dari antusiasme para sesepuh serta perwakilan perguruan silat tradisi yang hadir memberikan restu.

“Alhamdulillah, Musprov ke-6 berjalan tertib, demokratis, dan sukses menetapkan kepemimpinan baru. Kami mengapresiasi dedikasi pengurus periode sebelumnya, sekaligus meminta kepemimpinan Roy Gabro untuk terus konsisten mengawal tiga pilar utama ASAD, yakni penguatan mental spiritual, pelestarian warisan budaya, dan akselerasi prestasi atlet,” ujar Weda.

Weda juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pengprov IPSI Sumbar yang terus mengayomi dan mengawal soliditas antarperguruan di daerah. Baginya, keharmonisan relasi institusional tersebut merupakan modal fundamental untuk menjamin regenerasi atlet pencak silat secara berkelanjutan.

“Minangkabau adalah salah satu kiblat persilatan Nusantara dengan tradisi yang mengakar rumput. Karena itu, Persinas ASAD di Sumatera Barat harus terus menyatu dengan kearifan lokal silat tradisi, memperkuat persaudaraan, dan menjadikannya energi bersama dalam memajukan olahraga bela diri ke tingkat yang lebih tinggi,” imbuhnya.

Pengurus Pengprov Persinas ASAD saat mengikuti rangkaian acara Musprov Ke-VI dan pengukuhan kepengurusan masa bakti 2026 – 2031. Dok Lines

Dukungan serupa mengalir dari kalangan induk organisasi pencak silat daerah. Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) IPSI Sumatera Barat, Prof. Indra Yuda, menaruh apresiasi mendalam atas progresivitas Persinas ASAD Sumbar, yang dinilai telah bertransformasi menjadi kekuatan perguruan yang matang dan berdaya jangkau luas hingga ke 14 kabupaten dan kota.

Prof. Indra Yuda memandang Persinas ASAD tidak sekadar melatih ketangkasan ragawi di gelanggang, melainkan konsisten menanamkan keluhuran budi pekerti serta karakter moral yang luhur kepada setiap kadernya di tengah dinamika masyarakat Minang.

“Kami turut bangga terhadap komitmen kemitraan Persinas ASAD Sumbar yang aktif merajut sinergi bersama IPSI, PPSI, KPSI, maupun lintas perguruan tradisi. Rekam jejak pembinaannya terbukti konsisten melahirkan talenta-talenta unggul di kancah nasional hingga ajang internasional,” ungkap Prof. Indra Yuda yang juga guru besar Fakultas Bahasa dan Seni UNP itu.

Melihat peta pembinaan yang kian tertata rapi, pakar seni dan olahraga bela diri ini pun melontarkan harapan jangka panjang bagi kiprah pesilat Sumbar agar mampu menembus pentas olahraga tertinggi dunia.

“Dengan disiplin latihan dan soliditas pembinaan yang ada saat ini, kami optimistis dari rahim Persinas ASAD Sumatera Barat kelak lahir pendekar-pendekar tangguh yang tidak hanya mengibarkan bendera Merah Putih di gelanggang dunia, tetapi juga mampu menembus panggung Olimpiade,” tegasnya.

Ketua Pengprov Persinas ASAD Sumbar Masa Bakti 2026-2031 H. Roy Gabro, A.Md saat menyampaikan sambutan usai di kukuhkan sebagai ketua defenitif untuk periode lima tahun kedepan. Ia mengajak kerjasama seluruh pihak untuk dapat bersinergi membangun nagari. Dok Lines

Menanggapi mandat kepemimpinan yang kembali diembannya, Roy Gabro menyampaikan rasa terima kasih atas kebulatan suara dari seluruh pemilik suara Musprov. Ia menegaskan kesediaannya memikul amanah tersebut dengan catatan seluruh warga dan pengurus terus merawat komitmen kebersamaan.

“Amanah ini saya terima dengan keikhlasan, melalui restu, doa, dan dukungan penuh dari seluruh keluarga besar Persinas ASAD se-Sumatera Barat. Ke depan, tugas kita bersama adalah melipatgandakan komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar potensi pesilat tradisi maupun prestasi dapat terwadahi secara paripurna,” tutur Roy Gabro.

Menutup keterangannya, Roy menyampaikan rasa hormat atas atensi PB Persinas ASAD serta bimbingan Pengprov IPSI Sumbar selama perhelatan berlangsung. Ia berkomitmen menjadikan kepercayaan ini sebagai pelecut semangat untuk memperluas kontribusi perguruan dalam melestarikan khazanah silat Minangkabau sekaligus mencetak generasi juara. (Berlian/Rohmat)

Share This Post :

Fb
X
Wa
Tg
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x