Jakarta (10/4). Rapat Paripurna Musyawarah Nasional (Munas) X LDII secara aklamasi menetapkan Dody Taufiq Wijaya sebagai Ketua Umum DPP LDII pada Kamis (9/4/2026). Ia menggantikan KH Chriswanto Santoso yang sebelumnya menyatakan tidak bersedia dicalonkan kembali karena alasan kesehatan.
Dody mengungkapkan, langkah awal kepengurusan baru adalah melakukan konsolidasi internal DPP. Hal ini penting untuk memastikan pada masa transisi, keberlanjutan karya serta kontribusi LDII tetap berjalan demi kemaslahatan umat. “Sebagaimana pesan Bapak KH Chriswanto, kita harus terus beramal saleh di masa transisi sebelum kepengurusan definitif terbentuk,” ujarnya.
Langkah berikutnya adalah memastikan seluruh struktur organisasi di daerah bergerak secara sinkron, sejalan, dan searah, mulai dari DPW, DPD, PC hingga PAC. Dengan demikian, kontribusi LDII dapat dirasakan hingga ke tingkat akar rumput. “Harapannya, LDII dengan karakter luhurnya dapat diterima dengan tulus oleh seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.
Dody juga mendorong jajaran pengurus untuk melanjutkan serta memperkuat komunikasi intensif dengan para pemangku kepentingan. Setiap program dan rencana kerja LDII diupayakan dapat bersinergi dengan instansi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, khususnya yang mendukung kelancaran program pembangunan.
Selain itu, ia membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan maupun pihak lain yang memiliki kesamaan bidang atau tujuan. Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dody menegaskan bahwa organisasi ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Mari kita bersama-sama bekerja sama, bahu-membahu dalam mengeksekusi dan mewujudkan semua program tersebut,” ajaknya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Umum DPP LDII periode 2021–2026, KH Chriswanto Santoso, beserta seluruh jajaran. Menurutnya, dedikasi dan komitmen yang telah diberikan sangat besar dan dirasakan langsung oleh warga LDII. “Terima kasih atas arahan dan bimbingan beliau selama ini. Leaders don’t create followers, they create more leaders itulah yang telah beliau lakukan,” tuturnya.
Sebagai penutup, Dody menegaskan komitmennya untuk berupaya maksimal membawa LDII mencapai performa terbaiknya.

Dukungan dari LDII Sumbar
Ketua DPW LDII Sumatera Barat, H. Muchfiandi, bersama Sekretaris H. M. Abdillah, menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan baru LDII masa bakti 2026–2031. Muchfiandi menghimpun aspirasi dari pengurus LDII di 16 kabupaten/kota di Sumatera Barat, yang sepakat untuk berkolaborasi dengan DPP dalam menjalankan program kerja lima tahun ke depan.
“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada kepengurusan LDII masa bakti 2021–2026 yang telah demisioner. Selanjutnya, mari kita perkuat konsolidasi dan semangat gotong royong untuk membawa LDII menjadi lebih baik di masa mendatang,” ujarnya.
Menurutnya, sosok Dody bukanlah pemimpin instan. Ia meniti perjalanan organisasi dari tingkat PAC (desa) dan PC (kecamatan) hingga ke tingkat pusat, melalui proses panjang dengan pengalaman nyata, bukan sekadar administratif.
Proses tersebut membentuknya menjadi pemimpin yang memahami kebutuhan warga di tingkat akar rumput, bahkan sebelum menduduki posisi tertinggi organisasi.
“Pemimpin yang lahir dari proses memahami betul akar persoalan. Pak Dody tidak membutuhkan masa adaptasi panjang, karena beliau telah lama merasakan langsung dinamika organisasi dari bawah,” kata Muchfiandi.
Sebelum Munas X, Dody juga telah memiliki rekam jejak yang dapat diverifikasi. Keterlibatannya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait RUU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah di DPR RI menunjukkan kapasitasnya dalam ranah kebijakan nasional sebagai representasi umat.
Di sisi lain, program ekonomi syariah, penguatan koperasi, serta UMKM berbasis komunitas warga LDII yang ia gagas menjadi bukti nyata kepemimpinan yang tidak berhenti pada tataran wacana.
“Yang kami butuhkan adalah pemimpin yang mampu mengeksekusi, bukan hanya berpidato di forum besar. Ketum Dody telah membuktikan keduanya jauh sebelum terpilih,” jelasnya.
Muchfiandi, yang mewakili DPW LDII Sumatera Barat dalam Munas X, berharap kepemimpinan Dody senantiasa mendapat petunjuk dan pertolongan dari Allah SWT.
“Integritas Pak Dody sudah teruji, loyalitasnya tidak diragukan. Kami yakin beliau akan melanjutkan legacy KH Chriswanto Santoso dan membawa LDII semakin nyata berkontribusi bagi bangsa. Selamat kepada Pak Dody Taufiq Wijaya, amanah besar telah dipercayakan oleh seluruh warga LDII,” tegasnya.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas besar organisasi,” pungkas Muchfiandi. (*Lines)


