Atus Syahbudin Kembali Pimpin LDII DIY, Tekankan Regenerasi Pengurus

Atus Syahbudin Sebagai Ketua Terpilih memberikan Sambutan Usai Terpilih Kembali Sebagai Ketua DPW LDII Periode 2026 – 2031 (dok/lines)
Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Yogyakarta (26/7). Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII DPW LDII DIY menetapkan Atus Syahbudin sebagai Ketua DPW LDII DIY masa bakti 2026–2031. Keputusan tersebut diambil dalam Sidang Paripurna Muswil VIII di Gedung Serbaguna Mantrijeron, Minggu (26/7/2026).

Dalam sambutannya, Atus mengajak jajaran pengurus memperkuat regenerasi organisasi. Menurutnya, keberlanjutan LDII DIY tidak hanya bergantung pada ketua dan sekretaris, tetapi juga kesiapan kader-kader yang akan melanjutkan kepemimpinan.

“Siapa pun ketuanya dan sekretarisnya, kita bantu siapkan kader terbaik,” ujar Atus.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus pleno, panitia Muswil, dan kader muda yang telah mendukung program organisasi selama lima tahun terakhir. Menurutnya, capaian LDII DIY merupakan hasil kerja bersama dari berbagai unsur.

Ketua Umum DPP LDI Dody Taufiq Wijaya Mengukuhkan Atus Syahbudin Yang kembali Dipilih Sebagai Ketua DPW LDII DIY Periode 2026 – 2031 (dok/lines)

Atus menyebut sejumlah program yang telah berjalan, antara lain penguatan tata kelola organisasi, lingkungan hidup, publikasi organisasi, pembinaan generasi muda, dan kegiatan kemasyarakatan.

“Sering kali saya merasa amal sholih yang ditunaikan itu sangat banyak sekali. Saya sebagai ketua tidak mampu membalas pengorbanan waktu, tenaga, maupun pikiran yang telah diberikan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kerja organisasi membutuhkan keikhlasan karena tidak semua proses dapat terlihat oleh masyarakat. Menurutnya, setiap program yang berhasil selalu ditopang pengorbanan banyak pihak.

“Setiap amal sholih selalu ada pengorbanan. Orang hanya tahu pucuk gunungnya, tetapi tidak pernah tahu apa yang ada di bawahnya. Mari kita niatkan semuanya karena Allah. Yakinlah Allah akan memberikan balasan terbaik,” katanya.

DPW LDII DIY selanjutnya akan menyusun program kerja masa bakti 2026–2031 melalui rapat kepengurusan setelah Muswil. Program tersebut akan menjadi pedoman kegiatan organisasi selama lima tahun ke depan, terutama dalam pembinaan umat dan kontribusi LDII bagi pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram