Gandeng LDII Padang, Kejari Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah

Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Padang (19/1). Kejaksaan Negeri Padang bekerja sama dengan DPD LDII Kota Padang menggelar Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) pada Senin (19/1). Kegiatan yang berlangsung di SMP Swasta Baiturrosyid Boarding School Kota Padang itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar.

Kepala Kejari Padang melalui Kasi Intelijen Erianto menegaskan bahwa anak di bawah umur juga berpotensi terlibat tindak pidana apabila tidak dibekali pemahaman hukum yang memadai. “Tindak pidana tidak hanya dilakukan orang dewasa. Pelajar juga memiliki potensi jika tidak memahami batasan hukum,” ujarnya.

Ia menambahkan, JMS bertujuan memberikan edukasi hukum dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami siswa. Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat aktif dan antusias mengajukan pertanyaan terkait pergaulan remaja dan kasus di sekolah.

“Semoga materi yang dipaparkan ini benar-benar dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari para pelajar, agar dapat menghindari kenakalan remaja yang marak dan berdampak pada penegakan hukum,” ujarnya.

Pemateri dari Kejaksaan Negeri Padang menjelaskan materi hukum dalam kegiatan Jaksa Masuk Sekolah di SMP Baiturrosyid Padang. Dok Lines

Ketua DPD LDII Kota Padang, H. Muhammad Iqbal, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Jaksa Masuk Sekolah oleh Kejaksaan Negeri Kota Padang di sekolah binaan LDII ini. Menurutnya, program ini merupakan langkah strategis dalam menanamkan kesadaran hukum, nilai keadilan, serta karakter kebangsaan kepada generasi muda sejak dini. “Kami di LDII meyakini bahwa pemahaman hukum yang baik akan membentuk pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak, taat aturan, dan bertanggung jawab sebagai warga negara,” terang Iqbal, yang juga mahasiswa S3 Universitas Andalas itu.

JMS ini merupakan program yang sejalan dengan 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, pembinaan generasi muda, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas. “Kami meyakini integritas antara institusi pendidikan, aparat penegak hukum, dan organisasi kemasyarakatan menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berkeadaban,” ucapnya.

Ia turut menegaskan bahwa LDII Kota Padang berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan kejaksaan dan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung program-program edukatif yang berorientasi pada pencegahan, pembinaan, dan pembentukan karakter pelajar.

“Semoga Program Jaksa Masuk Sekolah ini memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan menjadi kontribusi bersama dalam mewujudkan Indonesia yang taat hukum, berkeadilan, dan bermartabat,” pungkasnya.

Kepala SMP Swasta Baiturrosyid, Rani Madona, menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim Kejari Padang yang dinilai memberikan wawasan penting bagi peserta didik. “Kami berterima kasih karena siswa jadi lebih mengenal kejaksaan dan memahami aturan hukum, terutama terkait bullying yang sering terjadi di sekolah,” katanya.

Ia menjelaskan ada lebih kurang 100 peserta yang terdiri atas siswa kelas VII, VIII, IX, serta dewan guru yang hadir untuk mendapatkan pemaparan Program JMS ini. Materi yang disampaikan meliputi kenakalan remaja dan pentingnya kesadaran hukum sejak dini. “Melalui kegiatan ini, ia berharap JMS dapat memberi manfaat secara langsung bagi para peserta didik, serta dapat mengambil bagian dalam mewujudkan masyarakat yang taat hukum dan berintegritas di Kota Padang,” tutupnya. (Yunsa/Nisa)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram