Pesawaran (7/8). Demi meningkatkan kinerja dan kontribusi organisasi, DPD LDII Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Triwulan II Tahun 2025 yang melibatkan jajaran pengurus tingkat DPD, PC, dan PAC se-Kabupaten Pesawaran. Kegiatan ini dilangsungkan di Masjid At-Taqwa, Padang Cermin, pada Minggu (27/7).
Ketua DPD LDII Kabupaten Pesawaran, Irwan, memberikan arahan strategis kepada seluruh peserta Rakorda agar lebih proaktif membangun kolaborasi dan sinergi dengan para pemangku kepentingan, baik di tingkat pemerintah daerah, kecamatan, hingga kelurahan. Menurutnya, kontribusi nyata LDII akan semakin terasa jika mampu menghadirkan karya-karya yang bermanfaat secara luas.
“Tujuannya adalah untuk memberikan dan menghasilkan kontribusi nyata melalui karya yang bermanfaat bagi semua masyarakat, khususnya di Kabupaten Pesawaran,” ungkap Irwan.
Ia juga menekankan pentingnya pengurus di seluruh tingkatan untuk mengacu pada delapan klaster program kerja unggulan LDII. Arahan tersebut diperkuat oleh Ketua Dewan Penasihat (Wanhat) LDII Pesawaran, H. Warsono, yang menekankan esensi keberadaan LDII sebagai organisasi yang memberikan kemaslahatan luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Yang terpenting adalah kontribusi kita, karena kontribusi dapat memberikan manfaat kepada orang lain,” ujar Warsono.
Rakorda kali ini juga menjadi momentum penguatan internal organisasi menjelang Musyawarah Wilayah VIII LDII Provinsi Lampung yang akan digelar Oktober mendatang. Dengan mengusung tema “Melalui Rapat Koordinasi Daerah Kita Tingkatkan Solidaritas dan Kapasitas Organisasi Menuju Muswil VIII LDII Provinsi Lampung Tahun 2025,” forum ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penyegaran struktur organisasi.
Sebagai bentuk tindak lanjut konkret, Rakorda ditutup dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan terbaru kepada seluruh PC yang hadir. Penyerahan ini menjadi simbol kesiapan LDII Pesawaran untuk bergerak secara solid, terstruktur, dan terfokus dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Oleh: Yaumi Maulida Khosy (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng